oleh

Kisah Hantu Cantik Berbaju Hitam di Perbatasan Ciamis Tasikmalaya

 
 

Ciamis, galuh.id – Perbatasan Ciamis Tasikmalaya, tepatnya di Jalan Raya Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis yang berbatasan dengan Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, menyimpan kisah misteri.

Banyak warga yang bersaksi sering mengalami kejadian aneh di luar nalar.

Taryana (65) pemilik warung kopi di Jalan Raya Cihaurbeuti, menuturkan, dua minggu yang lalu, dirinya melihat sesosok perempuan cantik berbaju hitam yang membawa tas putih..

“Anehnya, dia berjalan agak miring dan memalingkan muka ke arah perbatasan,” terang Taryana saat ditemui Galuh ID, Jum’at (4/10/2019).

Lanjut Taryana, perempuan berbaju hitam tersebut berjalan melewat warungnya dan berbelok kea rah kiri, lalu masuk ke WC yang letaknya berada di belakang warungnya.

“Setelah berjam-jam, saya baru ‘ngeh’, orangnya kok nggak keluar-keluar?” ungkapnya.

Taryana mengaku penasaran, dia pun mengecek ke WC, pintu WC dalam keadaan terbuka dan tidak terlihat ada sosok perempuan berbaju hitam tersebut.

“Kalau keluar dari WC pasti saya tahu, soalnya satu-satunya jalan, melewati warung saya, tapi saya tidak lantas mencarinya, buat apa juga kan? Dan ada rasa takut juga waktu itu,” katanya.

Dia kemudian menduga, sesosok perempuan cantik berbaju hitam tersebut adalah apa yang disebut orang dengan ‘Jurig Onom’.

“Walaupun memang dalam hati, saya masih ragu, apa itu benar yang dinamakan Jurig Onom? Wallohu ‘alam,” kata dia.

Sementara Yoyo (40) salah seorang penjual kopi dan tambal ban yang tak jauh dari warung Taryana menuturkan, di tempatnya berjualan tersebut sering terjadi kecelakaan. Menurutnya banyak warga yang kemudian menghubungkannya dengan kejadian di luar nalar yang sering terjadi di tempat tersebut.

“Ada warga yang bercerita sering melihat sepenggal kepala bergelantungan,” kata Yoyo.

Warga yang mau belanja ke Pasar Rajapolah, lanjut Yoyo, yang paling sering melihat kepala bergelantungan. Namun, Yoyo mengaku dia sendiri belum pernah melihat langsung kepala bergelantungan seperti yang dikatakan orang-orang.

“Tapi kalau para supir yang mampir ngopi di sini, sering banyak yang cerita adanya kepala bergelantungan itu, mereka rata-rata membenarkan dan pernah melihatnya,” kata Yoyo.

Yoyo melanjutkan, beberapa waktu lalu, terjadi tabrakan antara mobil kijang dan truk tronton di Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, yang tak jauh dari tempatnya. Akibat kecelakaan tersebut, supir mobil kijang meninggal sewaktu dalam perawatan di RSUD Ciamis.

Kecelakaan di perbatasan Ciamis Tasikmalaya tersebut disebut Yoyo membuat warung kopinya sepi pengunjung. Begitupun dengan usaha tambal ban Yoyo.

Jika sore sampai menjelang malam, tak banyak pengunjung yang menyambangi warungnya sekedar untuk nongkrong dan minum kopi.

Yoyo yang sehari-hari menginap di warung kopi miliknya itu mengatakan, setelah kecelakaan tersebut, dirinya sering merasa merinding, namun dia mengaku tidak pernah melihat atau mendengar yang aneh-aneh.

“Tapi ya warung jadi sepi setelah kejadian kemarin itu, mungkin takut atau gimana, yang jelas sepi pengunjung,” kata Yoyo.

Padahal, kata dia, para pengunjung yang ingin nongkrong atau sekedar istirahat sambil ngopi di warungnya tak perlu takut.

“Yang penting, kita selalu eling, selalu ingat Gusti Allah, masing-masing tidak akan saling ganggu,” pungkasnya. (GaluhID/Edis)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA