Banjar, galuh.id – Kota Banjar, Jawa Barat, kembali diterjang cuaca ekstrim yang memicu serangkaian peristiwa dramatis pada Minggu (23/3/2025).
Hujan deras dan angin kencang menciptakan kekacauan di berbagai wilayah, mulai dari pohon tumbang hingga rumah warga yang tersambar petir, membuat banyak pihak berjibaku menghadapi bencana.
Plt Kepala BPBD Kota Banjar, Ajat Sudrajat, melalui petugasnya Ahmad Firman, mengungkapkan ada 11 kejadian yang tercatat akibat hujan deras dan angin kencang.
“Kejadian yang kami data termasuk pohon tumbang, banjir, atap yang terbang terbawa angin, hingga rumah yang tersambar petir. Kejadian ini terpusat di tiga kecamatan, yakni Banjar, Pataruman, dan Langensari,” jelasnya.
Salah satu insiden paling menyita perhatian terjadi di Jalan Griliya Sumanding Wetan, Kelurahan Mekarsari. Pohon besar tumbang sepenuhnya menutup akses jalan, memicu kemacetan dan kepanikan warga.
Relawan dari Jabar Bergerak, Pohan, bersama tim BPBD Kota Banjar segera bergerak untuk menyingkirkan pohon dan memulihkan kelancaran lalu lintas.
“Saat ini kondisi sudah tertangani,” kata Pohan.
Kerusakan tidak hanya terbatas pada jalan, salah satu rumah di daerah rel mati Kelurahan Mekarsari hancur setelah tertimpa pohon besar.
Relawan lainnya, Jaka, menceritakan bagaimana musibah itu menjadi pukulan berat bagi warga.
“Pohon tumbang menimpa rumah, kerusakan parah di bagian atap,” ujarnya.
Cuaca ekstrim ini juga menyebabkan kerusakan di Kelurahan Hegarsari, tepatnya di Lingkungan Cikabuyutan. Beberapa pohon tumbang di daerah tersebut bahkan mengancam keselamatan penduduk.
Selain itu, banjir juga melanda beberapa titik akibat selokan yang tidak mampu menampung curah hujan yang sangat deras.
BPBD Kota Banjar tidak tinggal diam, mereka menyerukan agar warga selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim yang perkiraan masih akan berlangsung.
“Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca buruk ini,” pesan Ahmad. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
