Kucing Liar dan Anjing Komunitas Jadi Sasaran Disnakkan Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hewan dengan menyasar hewan yang sulit dibawa oleh pemiliknya ke Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), pada Selasa (04/08/2026).

Program tersebut menyasar sejumlah segmen hewan, mulai dari kucing liar yang berada di pasar tradisional, anjing liar di lingkungan masyarakat, hingga anjing berpemilik yang tergabung dalam komunitas.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Ciamis, drh. Asri Kurnia, mengatakan pelayanan tersebut dilakukan sebagai upaya agar penanganan kesehatan hewan tidak hanya menjangkau hewan yang mudah dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

“Targetnya adalah hewan-hewan yang memang tidak memungkinkan dibawa ke Puskeswan. Untuk kucing liar, kami menyasar yang berada di pasar-pasar tradisional. Kemudian anjing liar di lingkungan masyarakat, serta anjing berpemilik yang tergabung dalam komunitas,” ujar Asri, pada Senin (10/08/2026).

- Advertisement -

Menurutnya, pendekatan langsung ke lokasi menjadi penting karena tidak semua hewan dapat dengan mudah ditangkap dan dibawa ke fasilitas kesehatan hewan. Dengan mendatangi lokasi keberadaan hewan, pelayanan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak hewan sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit.

Salah satu sasaran pelayanan berada di kawasan pasar tradisional di Kabupaten Ciamis, termasuk Pasar Ciamis. Kucing liar yang berada di lingkungan pasar menjadi salah satu target karena keberadaannya cukup banyak dan relatif sulit dibawa ke Puskeswan.

Selain kucing liar, Disnakkan juga memberikan perhatian terhadap populasi anjing liar di lingkungan masyarakat. Sementara untuk anjing berpemilik, pendekatan dilakukan melalui komunitas sebagai salah satu sarana untuk memudahkan pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan.

Asri menambahkan, keterlibatan masyarakat dan komunitas pecinta hewan sangat diperlukan agar program pelayanan kesehatan hewan dapat berjalan optimal.

- Advertisement -

“Harapannya masyarakat juga ikut berperan dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan hewan. Dengan adanya kolaborasi, hewan yang selama ini sulit mendapatkan pelayanan bisa tetap terpantau,” katanya.

Disnakkan Ciamis berharap perluasan sasaran pelayanan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan kesejahteraan hewan, sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit yang berpotensi menular dari hewan kepada manusia.

(GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Ruko di Banjarsari Ciamis

CIAMIS, galuh.id – Sebuah toko elektronik dan peralatan rumah tangga di Dusun Neglasari, RT 001/RW 001, Desa Banjarsari, Kecamatan...

Artikel Terkait