Ciamis, galuh.id – Mahasiswa KKN Universitas Galuh (UNIGAL) Ciamis yang ditempatkan di Desa Kawali memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM lokal, khususnya POKLAHSAR KUBIS.
UMKM tersebut berlokasi di Dusun Indrayasa, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.
UMKM POKLAHSAR KUBIS terkenal dengan beragam produk olahan ikan nila yang unik, seperti Kurucuk, Jelfish, Nilemku, Junila, Lonil, Ronil, Samosa Nila, Lumela, serta berbagai pilihan hampers menarik.
Harga produk-produk tersebut cukup terjangkau, mulai dari Rp 2.500 hingga Rp 21.000. Menjadikannya salah satu alternatif pangan bergizi sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi lokal.
Ketua Mahasiswa KKN UNIGAL Desa Kawali, Paisal Topan Nugraha, mengungkapkan alasan memilih UMKM ini sebagai mitra binaan dalam program kuliah kerja nayata.
Karena pihaknya menilai UMKM ini memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan representatif. Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kelompok ibu rumah tangga.
Menurutnya, produk-produk dari POKLAHSAR KUBIS sangat unik dan berpotensi besar untuk berkembang lebih luas. Namun, jangkauan penjualannya masih terbatas di wilayah Ciamis-Kawali saja.
“Oleh karena itu, kami ingin membantu dari sisi promosi agar produk ini bisa dikenal lebih luas,” ujar Paisal, Senin (4/8/2025).
Melalui program promosi, mahasiswa KKN UNIGAL berharap dapat mendorong UMKM ini untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memasarkan produknya. Baik melalui media sosial, marketplace, maupun kolaborasi dengan komunitas lokal.
“Semoga ke depan bisa memanfaatkan teknologi digital secara maksimal guna memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing. Dan memperkuat merek lokal agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tambahnya.
POKLAHSAR KUBIS juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa instansi pemerintahan (OPD). Selain itu turut menampilkan produknya di display yang tersedia di Nila Mart yang bertempat di Kampung Nila.
Harapan, dukungan dari mahasiswa KKN menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM lokal naik kelas dan membuka akses pasar yang lebih luas. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
