Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020
 
 

Menhub Ijinkan Pebisnis Terbang, Asalkan Bukan Pemudik

Berita Nasional, galuh.id – Tiga hari usai menerbitkan larangan penerbangan, pemerintah melalui Menteri Perhubungan, memberi kelonggaran bagi pebisnis untuk bepergian menggunakan pesawat.

Pemerintah melalui Menhub ijinkan pebisnis terbang menggunakan pesawat, namun dengan tujuan bisnis dan bukan mudik.

Sebelumnya pada 23 April lalu, Kemenhub menerbitkan aturan nomor 25 Tahun 2020 sebagai kebijakan pemerintah melarang mudik demi mencegah penyebaran Covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkata, ijin tersebut terkait adanya permintaan dari sejumlah pebisnis untuk bepergian dengan pesawat terbang.

Dia juga mengaku, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) siap memberikan 1 atau 3 slot bagi pebisnis per hari.

Menempuh Protokol Kesehatan

Pihaknya mengijinkan pebisnis bepergian dengan pesawat terbang, asalkan terlebih dahulu menempuh protokol kesehatan.

“Pebisnis boleh naik pesawat tapi melalui prosedur kesehatan ketat. Tapi protokolnya jangan di kami. Kami hanya sediakan flight,” kata Budi, saat konferensi pers, melalui media daring, Senin (27/4/2020).

Budi menuturkan, Kemenhub siap memberikan 1 atau 3 slot bagi pebisnis setiap harinya. Namun Kemenhub tidak akan menjadi pengatur penerbangan.

Dia enggan dituduh bermain, kendati sudah menerbitkan peraturan tentang larangan penerbangan.

“Dikira nanti saya bisnis lagi,” ujar Budi Karya.

Permenhub nomor 25 Tahun 2020 mengatur larangan penerbangan komersial, kecuali logistik.

Budi Karya berkata, tidak ingin ada orang menyindir sikap Kemenhub yang mengijinkan pebisnis untuk bepergian dengan pesawat terbang.

Hal itu, menurutnya, bisa dianggap pilih kasih.

Dia berkata, jika ada satu moda transportasi dibolehkan beroperasi, maka harus ada perlakuan setara untuk seluruh moda transportasi.

Budi khawatir diskresi itu menyalahi penegakan hukum dari Permenhub. Dia pun sudah melaporkan kepada presiden tentang kemungkinan pebisnis boleh terbang.

“Yang berbisnis boleh. Asal bukan yang mudik,” pungkas Budi.

Sementara itu, Jubir Kemenhub, Adita Irawati, mengklarifikasi bahwa yang dimaksud pebisnis ijinkan terbang adalah pelaku usaha membawa barang atau logistik yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Diantaranya pengangkut bahan pangan, alat kesehatan, dan logistik lainnya.

Untuk pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri dari 24 April hingga 1 Juni 2020, pemerintah telah menerbitkan aturan yang melarang penerbangan di dalam dan luar negeri.

Larangan tersebut hanya berlaku untuk daerah yang menerapkan (PSBB) atau zona merah, seperti wilayah Jabodetabek.

Selain itu, larangan penerbangan juga dikecualikan bagi pesawat yang membawa pimpinan lembaga tinggi Negara RI Indonesia, membawa tamu atau wakil kenegaraan perwakilan organisasi internasional.

Larangan juga dikecualikan bagi penerbangan operasional penegakan hukum, ketertiban dan pelayanan darurat,  penerbangan khusus repatriasi seperti pemulangan WNI maupun WNA.

Terakhir, larangan dikecualikan bagi penerbangan operasional angkutan kargo, serta operasional lainnya berdasarkan ijin Direktur Jenderal Perhubungan Udara. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Kapan Pencairan Gaji ke-13 2020? Simak Penjelasannya!

Berita Nasional, galuh.id - Kapan pencairan gaji ke-13 2020 terus jadi pertanyaan para PNS. Meskipun disebutkan anggaran untuk abdi negara ini telah...

Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan, Meskipun Pelatihan Dihentikan

Berita Nasional, galuh.id - Program Kartu Prakerja tetap berjalan. Sebelumnya tersiar kabar paket pelatihan kartu Prakerja ditiadakan karena berbagai hal, sehingga masyarakat...

Penyebab Tagihan Listrik Naik, Ternyata Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Penyebab tagihan listrik naik yang ramai dikeluhkan oleh sejumlah pelanggan pascabayar PT. PLN (Persero). Sejumlah...

Temukan Kami

49,398FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Geliat Literasi di Kota Banjar

Geliat Literasi di Kota Banjar Berita Banjar, galuh.id - Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Jawa Barat (FTBM...

Film Abduction dan Awal Kehancuran Karir Taylor Lautner

Film Abduction merupakan film action yang disutradarai oleh John Singleton pada tanggal 23 Agustus 2011. Pemeran utama di film...

Trik Menciptakan Suasana Belajar yang Menyenangkan dan Berkualitas

Galuh.id - Dalam pembelajaran di kelas, guru memiliki tugas utama untuk mengantarkan peserta didik pada prestasi terbaik sesuai dengan potensinya. Ada sejumlah...

Waduh, Harga Cabe di Tasikmalaya Semakin Pedas

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Harga cabe di Tasikmalaya mengalami kenaikan yang sangat signifikan di sejumlah pasar di Tasikmalaya. Seperti...

DAK 2019 Kecamatan Sukadana Ciamis dalam Tahap Pengerjaan

Sukadana, galuh.id - Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan tahun 2019 Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sedang dalam tahap pengerjaan....