oleh

Merebaknya Ancaman Corona, Apotek di Ciamis Akui Kekosongan Masker

Hubungi
 
 

Merebaknya Ancaman Corona, Apotek di Ciamis Akui Kekosongan Masker

Berita Ciamis, galuh.id – Pasca merebaknya ancaman virus corona, sejumlah apotek di wilayah Kabupaten Ciamis mengalami kekosongan masker.

Loading...

Bahkan, di beberapa apotek di Ciamis mengaku sudah tidak menjualnya lagi.

Kekosongan masker terjadi sebab tidak ada pasokan dari distributor.

Guna memantau langsung, awak media berusaha mendatangi 2 apotek yang dinilai cukup lengkap di Kabupaten Ciamis, Rabu (3/3/2020).

Apotek Rahayu salah satu apotek yang mengaku mengalami kekosongan masker sejak dua minggu terakhir.

Yayu, salah seorang petugas Apotek Rahayu di Jalan Ampera menyebut, pihaknya sudah satu bulan mengalami kekosongan masker.

“Sudah dua minggu stok masker kosong karena tidak ada pasokan dari distributor,” ujarnya.

Dijelaskannya, masker sekali pakai dengan harga satuan Rp 700 sudah mengalami kekosongan sejak dua minggu terakhir.

Sedangkan masker dengan bahan kain yang bisa dicuci untuk pemakaian ulang masih tersedia, namun stoknya pun terbatas.

Pantauan kembali berlanjut ke Apotek Kimia Farma di Jalan Ir H Juanda Ciamis.

Apotek Kimia Farma pun mengaku mengalami kekosongan masker disebabkan pasokan distributor terhenti sejak bulan Desember 2019 lalu.

Wahyu, salah satu pegawai apotek ini mengatakan bahwa permintaan masyarakat untuk penggunaan masker di Ciamis meningkat.

Namun, pihaknya tidak bisa melayani banyaknya permintaan masker tersebut dikarenakan kekosongan stok.

“Permintaan banyak, tetapi stoknya kosong, jadi kami tidak bisa layani permintaan untuk masker ini,” katanya.

Untuk harga masker sekali pakai, kata Wahyu, biasanya dijual dengan harga Rp 2000 per satuannya.

Sementara harga masker jenis kain yang bisa dicuci dan dipakai ulang, dijual dengan harga Rp 7000 per satuan. (GaluhID/Evi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA