Minggu, 11 April 2021
Minggu, 11 April 2021
BJB

Minimalisir Pencaloan, Disdukcapil Ciamis ‘Jebol ‘ Desa Cikaso Banjaranyar

Banjaranyar, galuh.id – Efisien dan gratis, adalah salah satu keuntungan yang diperoleh dari program layanan Jemput Bola (Jebol) yang diluncurkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis.

Layanan tersebut salah satunya kepada warga Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Peluncuran layanan Jemput Bola tersebut dilaksanakan di aula Desa Cikaso dengan mengerahkan sebanyak enam petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Rabu (12/2/2020).

Layanan Jebol ini Merupakan Program Disdukcapil Ciamis

Dalam program jebol ini terdapat tiga layanan, diantaranya pelayanan pembuatan e-KTP pemula, pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan pelayanan pembuatan Akte Kelahiran.

Dikatakan Kasi Kelahiran dan Kematian Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ciamis, Ratih Nur Fadilah, layanan Jebol ini merupakan salah satu program Disdukcapil yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan.

Selain efisien dan gratis, program layanan Jebol ini juga untuk menghindari terjadinya praktik pencaloan. Karena disinyalir masih saja ada segelintir oknum atau pihak ketiga yang bermain.

“Kebanyakan masyarakat itu selalu ingin mudah, cepat, dan tidak mau ikuti proses. Mereka yang memiliki uang kadang berpikir untuk mencari cara yang lebih praktis, sehingga dapat membuka lahan bagi oknum untuk melakukan tindakan pencaloan. Ini yang perlu untuk dihindari,” terangnya.

Lanjutnya, Program Jebol merupakan program yang berkelanjutan. Setiap bulannya keliling ke tiap Desa, mulai dari hari Senin hingga hari Kamis dengan jadwal kunjungan ke tiap Desa yang berbeda-beda.

Masyarakat yang telah mengajukan administrasi di sini, kata Ratih, nantinya akan diproses beberapa hari di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Setelah proses beres, berkas administrasinya akan diberikan kepada Desa setempat, nanti masyarakat bisa langsung mengambilnya ke Desa.

Dengan adanya program ini, tentunya dapat membantu dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan. Sehingga tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Dari Banjaranyar ke Ciamis kan jarak tempuhnya jauh. Memakan banyak waktu. Belum ongkos yang harus dikeluarkan untuk sampai ke kantor Disdukcapil. Kalau kita yang datang kesini jemput bola kan lebih bagus, efisien, gratis, tanpa ongkos pula,” ujar Ratih.

Pada kesempatan tersebut, Herdiaman Sekretaris Desa Cikaso, menyampaikan terima kasih. Pertama kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas terkait yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil atas program layanan yang telah dliluncurkannya.

Program Jebol Sangat Membantu

Herdiaman pun mengakui program yang telah diluncurkan Disdukcapil ini sangat membantu warganya. Dengan adanya program layanan Jebol atau Jemput Bola, warga Desa Cikaso Banjaranyar tidak perlu jauh-jauh untuk mengurus administrasi kependudukan.

“Mewakili Pemerintah Desa dan masyarakat Cikaso, saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Disdukcapil yang telah memberikan program ini. Pastinya, dengan adanya program Jemput Bola tersebut sangat membantu sekali. Selain gratis juga tidak perlu mengeluarkan ongkos,” kata Herdiaman. (GaluhID2/Uus)

 
 
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Warga Karyamukti Ciamis Olah Buah Aren Jadi Kolang Kaling

Berita Ciamis, galuh.id - Bagi warga masyarakat Desa Karyamukti, Banjaranyar Ciamis, bulan puasa atau ramadhan merupakan bulan berkah. Hal tersebut terlihat ketika mereka sibuk...

Air Minum Kemasan Galcia Asli Ciamis Diluncurkan

Berita Ciamis, galuh.id - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meluncurkan produk air minum kemasan Galcia di Joglo Barat Pendopo Bupati Ciamis, Sabtu (10/4/2021). Air kemasan Galuh...

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Tukang Las Asal Ciamis Pasrah

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah pusat kembali memberi himbauan bahwa mudik Lebaran tahun 2021 atau 1442 Hijriah dilarang, demi mencegah lonjakan kasus positif Covid-19. Larangan...

Temukan Kami

47,747FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya