Mobil Lexus Terjun ke Sawah di Pamarican Ciamis, Satu Orang Luka Ringan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Sebuah mobil Lexus RX 350 mengalami kecelakaan terjun ke sawah di Dusun Cisaar, Desa Kertahayau, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (1/4/2025) pagi.

Mobil dengan nomor polisi B 2227 VBE mengalami kecelakaan setelah menabrak besi jembatan dan terjun bebas ke sawah. Kejadian ini mengakibatkan satu orang luka ringan.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan insiden tersebut dan mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 08.15 WIB.

“Kendaraan yang pengemudinya Sanny Santosa (51) melaju dari arah Ciamis menuju Pangandaran. Saat berada di lokasi kejadian, mobil oleng ke kanan dan menabrak besi jembatan sebelum akhirnya jatuh ke sawah,” jelas Ani.

- Advertisement -

Dalam mobil tersebut terdapat dua penumpang, yakni Febiola Safitri (47) dan seorang anak bernama Dean Xavier (9).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini. Namun, Sanny Santosa pengemudi mobil Lexus mengalami luka ringan dan segera mendapatkan pertolongan.

Evakuasi dilakukan oleh petugas Pos WMK Banjarsari bekerja sama dengan tim gabungan. Termasuk Damkar Pos WMK Banjarsari, Panit Lantas Polsek Banjarsari, RCS, RAPI, serta dua unit derek dari BLD Buek Sipit.

“Evakuasi berlangsung aman dan selesai pada pukul 10.30 WIB dengan menggunakan satu unit Pancar Z 8163 T,” tambah Ani Supiani.

- Advertisement -

Usai proses evakuasi kecelakaan mobil Lexus yang terjun ke sawah, seluruh petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melaksanakan piket kesiapsiagaan.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Disdukcapil Ciamis Lolos Adminduk Prima 2026, Buktikan Kualitas Pelayanan Publik

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis berhasil lolos Adminduk Prima 2026 dengan skor tertinggi, menunjukkan komitmen dalam pelayanan publik meski mengalami keterbatasan. Keberhasilan ini dicapai berkat kerja keras pegawai dan dukungan pemerintah setempat. Di masa depan, adaptasi digital dan inovasi layanan menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas birokrasi.

Artikel Terkait