Nathalie Holscher Mualaf Demi Konten? Ini Penjelasannya

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Nathalie Holscher mualaf pada hari Selasa (22/9) kemarin. Namun ada yang berasumsi hal itu dilakukan demi Sule. Ada juga yang beranggapan Nathalie Holscher mualaf demi konten.

Keputusan Nathalie menjadi seorang mualaf memang tak sepenuhnya disambut dengan baik. Ada saja komentar miring yang menghinggapinya.

Baru-baru ini memang Nathalie Holscher terlihat sangat dekat dengan komedian Sule. Di beberapa video youtubenya sering nampak kebersemaan mereka.

Baca Juga: Profil Nathalie Holscher, Benarkah Pacar Sule?

- Advertisement -

Nathalie Holscher bahkan berani menerima tantangan Sule. Ia pernah ditantang oleh presenter dari Ini Talks Show tersebut untuk menghapus tato di badannya.

Tanpa menolak, Nathalie Holscher mampu menerima tantangan Sule. Ia berani menghapus tato di badannya. Itu memang hal luar biasa yang dilakukan oleh Nathalie.

Hal tersebut menggiring asumsi netizen bahwa kemungkinan Nathalie Holscher menjadi mualaf karena Sule. Anggapan tersebut diperkuat dengan hadirnya Sule untuk menjadi saksi dalam prosesi pengucapan dua kalimah syahadat yang dilakukan oleh Nathalie Holscher.

“Di hari selasa pukul 17:17 wib ALLAH SWT melembutkan hati saya untuk memeluk agama ISLAM yang sebelumnya sudah saya inginkan memeluk agama islam. terimkasih MUALAF CENTER INDONESIA @steven.indra.wibowo yang telah membimbing saya dalam proses syahadat secara syariat. Dan terimakasih untuk @ferdinan_sule sudah menjadi saksi” tulis Nathalie. Dilansir di akun intagram @nathalieholscher.

- Advertisement -

Nathalie Holscher Mualaf Demi Sule?

Keberadaan Sule di sana menjadi pertanyaan bagi warganet. Apakah memang Nathalie Holscher tengah dekat dengan Sule? Apakah Nathalie Holscher mualaf karena Sule?

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Tak Sekadar KB, Pengendalian Penduduk Jadi Strategi Membangun Ciamis yang Lebih Maju

Pembangunan daerah di Kabupaten Ciamis tak hanya bergantung pada ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada pengendalian penduduk. Menurut dr. Yoyo, pengendalian penduduk merupakan investasi jangka panjang yang mendukung kualitas hidup masyarakat. Edukasi serta perencanaan keluarga yang baik diyakini dapat melahirkan generasi unggul dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Artikel Terkait