Ozil BMX Muda Ciamis Bersinar di Malaysia

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Atlet BMX muda asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Adeeva Ozil Afsheen Myesha Andriana kembali mengukir prestasi di level internasional.

Pebalap yang akrab disapa Ozil tersebut sukses meraih dua medali perak dalam dua ajang BMX internasional di Malaysia yang berlangsung secara beruntun pada 8–9 Agustus 2026.

Ozil terlebih dahulu finis sebagai runner-up pada Asian BMX Championship 2026, Sabtu (8/8/2026). Sehari kemudian, ia kembali menunjukkan konsistensinya dengan mengamankan posisi kedua pada Malaysia International BMX Race, Minggu (9/8/2026).

Pada ajang Asian BMX Championship 2026, Ozil yang memperkuat Ider Owl Edu Bike Ciamis turun di kelas RACE F8 – GIRLS (11–12) Final. Ia mencatatkan waktu 36,379 detik dan harus mengakui keunggulan pebalap Jepang, Chisa Koizumi dari Japan Cycling Federation, yang keluar sebagai juara dengan catatan waktu 35,539 detik.

- Advertisement -

Posisi ketiga ditempati Nalinrat Pakaboeornkiat dari Project B Racing Team, Thailand, dengan waktu 36,812 detik. Sementara pebalap Indonesia lainnya, Quilla Fatimatuz Zahra dari YC BMX Happy Racing INA, finis di posisi keempat dengan catatan waktu 37,508 detik.

Ozil hanya terpaut 0,840 detik dari sang juara.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Ozil mengingat lawannya, Chisa Koizumi, merupakan pebalap Jepang yang memiliki reputasi kuat dalam kompetisi BMX internasional.

Kabar keberhasilan Ozil disambut penuh syukur oleh sang ibu, Ani Supiani, yang akrab disapa Mak Idoel. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus motivasi bagi Ozil untuk terus berkembang.

“Alhamdulillah, Neng Ozil finis meraih medali perak. Jepang posisi pertama, Indonesia atas nama Ozil kedua, dan Thailand ketiga,” ujar Ani, Minggu (9/8/2026).

- Advertisement -

Tak berhenti di podium pertama, Ozil kembali tampil pada Malaysia International BMX Race sehari setelah Asian BMX Championship.
Hasilnya kembali positif.

Ozil sukses mengamankan posisi kedua dan membawa pulang medali perak keduanya dari Malaysia.

Dua podium dalam dua hari tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan Ozil di kelompok usia 11–12 tahun. Tahun depan, ia akan memasuki usia 13 tahun dan harus bersaing di kategori usia berikutnya.

“Tahun depan dia sudah 13 tahun, jadi tidak akan sekelas lagi dengan pesaingnya saat ini,” kata Ani.

Dua medali perak yang diraih secara beruntun di Malaysia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ciamis dan Jawa Barat.

Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa atlet muda Indonesia, khususnya dari daerah, memiliki potensi besar untuk bersaing dan menorehkan prestasi di lintasan BMX pada level internasional.

(GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Disdukcapil Ciamis Perkuat Sinergi dengan KUA

CIAMIS, galuh.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis memperkuat sinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis...

Artikel Terkait