Tasikmalaya, galuh.id – Pasca libur Lebaran, nasabah di Pegadaian Tasikmalaya membludak. Sejak Jumat (11/4/2025) pagi, kantor ini dipadati antrean panjang nasabah yang berbondong-bondong melakukan transaksi.
Warga beramai-ramai melakukan transaksi di kantor yang terletak di Jalan Otto Iskandar, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang ini.
Vice President PT Pegadaian Area Tasikmalaya, Sulaeman, menyampaikan rasa syukur atas lonjakan minat masyarakat untuk bertransaksi setelah libur panjang.
“Kami melihat animo yang luar biasa dari masyarakat. Kenaikan harga emas mendorong tidak hanya aktivitas gadai dan penebusan, tetapi juga pembelian emas, baik secara tunai maupun cicilan,” ungkapnya.
Lonjakan pengunjung ini bukan hanya fenomena lokal. Menurut Sulaeman, sejak bukanya layanan pada 8 April 2025, seluruh kantor Pegadaian mulai dari wilayah Jawa Barat hingga tingkat nasional, penuh oleh nasabah yang antusias berinvestasi.
“Tahun ini luar biasa. Tahun lalu setelah Lebaran, sempat ada penurunan transaksi hingga 3 persen. Namun, kali ini area Tasikmalaya justru mencatat kenaikan Year-To-Date (YTD) hingga 6 persen,” terangnya.
Salah satu daya tarik utama adalah edukasi berkelanjutan yang Pegadaian berikan kepada masyarakat.
“Kami terus mengajarkan pentingnya investasi emas yang baik dan benar. Pegadaian yang kini berusia 124 tahun, semakin dipercaya sebagai bank emas,” terang Sulaeman.
Tidak hanya itu, harga emas yang terus melonjak menambah semarak minat masyarakat. Sulaeman mengungkapkan bahwa kenaikan harga emas kini terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan jam.
“Pagi beli, siang sudah naik. Malamnya naik lagi. Harga saat ini hampir menyentuh Rp 2 juta per gram, atau sekitar Rp 1,9 juta,” ujarnya. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
