Pelayanan RSUD Kota Banjar Tidak Optimal, Pasien BPJS Tak Dapat Layanan Hemodialisa

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Banjar, galuh.id – Pelayanan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Banjar, Jawa Barat mendapatkan penilaian tidak optimal.

Hal tersebut terungkap setelah sejumlah pasien mengeluhkan keterbatasan pelayanan kesehatan yang ada disana.

Seperti ungkapan salah satu warga Kota Banjar, Pipih Hanipah. Ia adalah istri dari pasien penderita gagal ginjal berinisial PN.

PN merupakan salah satu pasien yang terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas 1.

- Advertisement -

Pipih mengaku PN tidak bisa mendapatkan haknya sebagai peserta BPJS Kesehatan karena keterbatasan pelayanan yang ada di RSUD Kota Banjar.

Pelayanan yang Pipih maksud yakni Hemodialisa (HD) atau yang biasa di kenal dengan istilah cuci darah.

Menurutnya, PN tidak bisa mendapatkan layanan HD pasca pulang rawat inap dari RSUD Kota Banjar karena kuota terbatas.

“Kata pihak rumah sakit kuotanya terbatas, jadi suami saya tidak bisa mendapatkan jadwal rutin untuk Hemodialisa,” kata Pipih, Jumat (15/9/2023).

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait