CIAMIS, galuh.id – Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur. Di balik itu, pengendalian penduduk menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Ciamis, dr. H. Yoyo, MM.Kes., dalam momentum Hari Kependudukan Sedunia 2026 yang mengusung tema “Merencanakan Keluarga, Membangun Masa Depan untuk Dunia yang Berkelanjutan.”
Menurut dr. Yoyo, pengendalian penduduk bukan sekadar mengatur angka kelahiran, melainkan bagian dari strategi pembangunan jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
“Isu kependudukan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan berbagai sektor pembangunan. Ketika pertumbuhan penduduk dapat dikelola secara seimbang, pemerintah akan lebih optimal dalam menyediakan layanan pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, hingga memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan kependudukan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang. Perencanaan keluarga yang baik memberi kesempatan bagi setiap keluarga untuk mempersiapkan masa depan anak, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi salah satu fokus pembangunan yang terus didorong DPPKBPPPA Kabupaten Ciamis.
“Keluarga yang mampu merencanakan kehidupannya dengan baik akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Inilah modal utama dalam membangun Kabupaten Ciamis yang semakin maju,” katanya.
Selain itu, DPPKBPPPA terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara jumlah penduduk dan daya dukung lingkungan. Pertumbuhan penduduk yang selaras dengan ketersediaan sumber daya diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pembangunan di masa depan.
dr. Yoyo menegaskan, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada kepentingan generasi saat ini, tetapi juga memastikan generasi mendatang tetap memiliki kesempatan menikmati kualitas hidup yang baik.
“Setiap keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik melalui perencanaan keluarga yang matang. Langkah sederhana di tingkat keluarga akan memberikan dampak besar bagi pembangunan daerah maupun nasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai program DPPKBPPPA diarahkan untuk meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat perlindungan perempuan dan anak, serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pembangunan kependudukan.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya tersebut mampu melahirkan penduduk yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis untuk membangun budaya perencanaan keluarga yang baik. Dengan penduduk yang berkualitas, kita memiliki modal besar untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, sekaligus mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Momentum Hari Kependudukan Sedunia 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari keberhasilan membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul. (GaluhID/Tegar)
