oleh

Pengurus Karang Taruna Desa Handapherang Ciamis Periode 2019 – 2022 Dilantik

 
 

Cijeungjing, galuh.id – Setelah terpilihnya Endang Ali Saban yang sering dipanggil Abeng sebagai Ketua Karang Taruna Bina Remaja, pengurus baru periode 2019 – 2022 Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis akhirnya dilantik.

Pelantikan pengurus tersebut digelar di lapang bola Desa Handapherang Sabtu malam, (12/10/2019) disaksikan oleh para anggota karang taruna dari setiap unit teknis se-Desa Handapherang beserta masyarakat.

Selain itu, hadir pula para pengurus karang taruna dari Kecamatan Cijeungjing bahkan dari pengurus Kabupaten Ciamis.

Abeng dalam sambutannya mengatakan, biasanya pelantikan dilakukan di Kantor Desa, namun kali ini digelar di lapangan bola dengan konsep yang lebih menarik dan sekaligus sebagai hiburan masyarakat Handapherang.

“Saya sangat berbahagia sekali karena kami yang biasanya melakukan pelantikan dari dulu itu dilaksanakan di balai desa, hari ini atas inisiatif dan keinginan para pengurus yang baru ingin mengadakan suasana yang berbeda dari sebelumnya,” ujar Abeng dalam sambutannya, Sabtu malam (12/10/2019).

Abeng pun mengucapkan terima kasih kepada pengurus periode yang lalu atas kerjasamanya dan dedikasinya dalam membangun karang taruna Desa Handapherang.

“Mudah-mudahan apa yang diperbuat oleh rekan-rekan pengurus sebelumnya diganjar oleh Allah dengan berlipat ganda,” ucapnya.

Abeng bertekad ingin menjadikan karang taruna ini sebagai rumah untuk para pemuda. Dan juga karang taruna ini bisa menghimpun potensi-potensi yang ada pada para pemuda, khususnya di Desa Handapherang.

“Potensi itu baik di bidang seni, sosial maupun olahraga dan kami juga bertekad karang taruna sebagai garda terdepan di desa yang bisa mensukseskan program-program yang ada di pemerintah desa,” tuturnya.

Abeng berharap semua pemuda-pemudi yang ada di Desa Handapherang bersatu untuk memajukan desa
Apalagi saat ini, kata dia, Desa Handapherang dengan adanya pembangunan Bendungan Leuwikeris memiliki potensi wisata.

“Jangan sampai ketika Bendungan Leuwikeris sudah selesai dibangun, warga Handapherang jadi penonton di rumah sendiri. Maka kami menitipkan kepada semua pemuda-pemudi dan masyarakat Handapherang untuk lebih kreatif dan inovatif menggali potensi yang ada di desa ini yang kami cintai,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA