Penyebab Batu Ginjal yang Jarang Disadari

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam di dalam ginjal. Kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan tepat. Penyebab batu ginjal beragam, dan biasanya melibatkan kombinasi faktor gaya hidup, pola makan, dan kondisi medis tertentu.

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Marneda (pafimarneda.org), salah satu penyebab utama batu ginjal adalah kurangnya asupan cairan, terutama air putih.

Ketika tubuh kekurangan cairan, urin menjadi lebih pekat sehingga mineral seperti kalsium, oksalat, dan asam urat lebih mudah mengendap dan membentuk kristal.

Kondisi ini semakin diperparah jika seseorang tinggal di daerah panas atau sering berkeringat tanpa cukup mengganti cairan tubuh.

- Advertisement -

Penyebab Batu Ginjal Lainnya

Konsumsi makanan tinggi oksalat, seperti bayam, cokelat, dan kacang-kacangan, juga dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Terutama jika dikombinasikan dengan asupan kalsium yang rendah.

Sebaliknya, terlalu banyak mengonsumsi kalsium atau suplemen kalsium juga bisa berkontribusi terhadap pembentukan batu kalsium. Ini merupakan jenis batu ginjal paling umum.

Baca Juga: Buah Naga si Supergood Tropis, Punya Banyak Manfaat

Asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan ginjal mengeluarkan lebih banyak kalsium ke dalam urin, yang meningkatkan risiko batu.

- Advertisement -

Demikian pula, diet tinggi protein hewani dapat meningkatkan kadar asam urat. Diet ini juga dapat menurunkan kadar sitrat dalam urin, zat yang sebenarnya membantu mencegah pembentukan batu.

Selain faktor makanan dan cairan, beberapa kondisi medis juga menjadi penyebab batu ginjal. Seperti hiperparatiroidisme, infeksi saluran kemih kronis, dan penyakit metabolik, misalnya asidosis tubulus ginjal.

Faktor genetik juga berperan; seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan batu ginjal memiliki risiko lebih tinggi.

Akhirnya, gaya hidup yang tidak aktif juga dapat mempercepat pembentukan batu, karena tulang melepaskan lebih banyak kalsium ke dalam darah yang akhirnya diekskresikan melalui urin.

Pencegahan batu ginjal melibatkan perubahan gaya hidup seperti memperbanyak minum air, menjaga pola makan seimbang, serta berkonsultasi secara rutin ke dokter jika memiliki faktor risiko tertentu. (GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Gemuruh Dukungan Bobotoh Warnai Nobar Persib vs Persija di Samudra Banjarsari Ciamis

Ciamis, galuh.id - Suasana penuh semangat dan euforia mewarnai acara nonton bareng (nobar) laga panas Persib Bandung melawan Persija...

Artikel Terkait