Penyebab Infeksi Saluran Kemih (ISK), Jangan Abaikan!

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi yang terjadi ketika mikroorganisme, terutama bakteri, masuk dan berkembang biak di saluran kemih. Saluran kemih mencakup ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. ISK paling sering terjadi di kandung kemih dan uretra, tetapi dalam kasus yang lebih parah bisa mencapai ginjal.

Penyebab utama ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli), yang secara alami hidup di usus manusia. Bakteri ini dapat berpindah ke uretra dan berkembang biak di kandung kemih jika kebersihan daerah genital tidak terjaga. Bakteri lain yang juga dapat menyebabkan ISK antara lain Klebsiella, Proteus, dan Enterococcus.

Baca Juga: Tanda-Tanda Batu Ginjal Mau Keluar, Simak Penjelasannya!

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kab Pasaman (pafikabpasaman.org) ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena ISK.

- Advertisement -

Berikut ini penyebab Infeksi Saluran Kencing, antara lain adalah:

  1. Kurangnya kebersihan pribadi: Membersihkan area genital dari belakang ke depan setelah buang air besar dapat membawa bakteri dari anus ke uretra.
  2. Aktivitas seksual: Hubungan seksual dapat mendorong bakteri masuk ke dalam saluran kemih, terutama pada wanita.
  3. Struktur anatomi wanita: Wanita lebih rentan terkena ISK karena uretra mereka lebih pendek dan lebih dekat ke anus dibandingkan pria.
  4. Penggunaan alat kontrasepsi tertentu: Penggunaan diafragma atau spermisida dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami di area genital.
  5. Retensi urine: Tidak mengosongkan kandung kemih secara sempurna memberi kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak.
  6. Kondisi medis tertentu: Penyakit seperti diabetes dapat menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, termasuk ISK.
  7. Prosedur medis: Pemasangan kateter urin atau prosedur urologis lainnya dapat menjadi jalur masuk bagi bakteri.

Gejala ISK meliputi rasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, urin berbau menyengat, serta nyeri di perut bagian bawah. Pada kasus yang parah, bisa terjadi demam dan nyeri punggung, menandakan infeksi telah mencapai ginjal.

Pencegahan ISK meliputi menjaga kebersihan, minum cukup air, tidak menahan buang air kecil terlalu lama, dan menjaga kebiasaan sehat dalam berhubungan seksual. (GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Gemuruh Dukungan Bobotoh Warnai Nobar Persib vs Persija di Samudra Banjarsari Ciamis

Ciamis, galuh.id - Suasana penuh semangat dan euforia mewarnai acara nonton bareng (nobar) laga panas Persib Bandung melawan Persija...

Artikel Terkait