BANDA ACEH, galuh.id – Persiraja Banda Aceh tampil agresif saat menghadapi PSGC Ciamis dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (24/10/2026) malam.
Sejak awal pertandingan, Persiraja berupaya menekan pertahanan PSGC melalui kedua sisi sayap dengan variasi umpan lambung dan umpan datar. Namun, barisan pertahanan Laskar Singacala beberapa kali berhasil menggagalkan peluang tuan rumah.
Pada menit ke-12, Persiraja mengancam melalui Ilham. Serangannya berhasil dihadang oleh Minghyuk. Bola liar kemudian dikuasai Ibrahim Faisal yang melewati sejumlah pemain PSGC, tetapi penyelesaiannya masih melebar dari gawang.
Dua menit berselang, kesalahan passing Kevin hampir dimanfaatkan pemain Persiraja. Beruntung, tendangan lawan berhasil diblok oleh Minghyuk.
PSGC mencoba merespons melalui serangan balik. Pada menit ke-15, Akmal Juanda berhasil menerobos pertahanan Persiraja dan mengirimkan umpan kepada Yandi Sofyan. Namun, posisi Yandi yang terlalu jauh membuat bola gagal dimanfaatkan.
Peluang kembali didapat PSGC pada menit ke-18. Fardan Harahap mengirimkan umpan lambung ke arah Yandi Sofyan, tetapi sundulannya masih melambung di atas mistar gawang Persiraja.
Satu menit kemudian, kesalahan passing kiper Persiraja memberikan kesempatan kepada Zikri. Sayangnya, tendangan Zikri belum menemui sasaran dan melambung di atas gawang.
Persiraja kembali mengancam melalui situasi sepak pojok pada menit ke-23. Umpan datar yang diberikan berhasil dimanfaatkan Alemao, tetapi bola berubah arah setelah mengenai pemain Persiraja. Kiper PSGC masih mampu mengamankan bola.
Tekanan tuan rumah berlanjut pada menit ke-26 melalui skema cutback, tetapi pertahanan PSGC tetap mampu meredam serangan tersebut.
PSGC kemudian melancarkan serangan balik pada menit ke-27. Yandi Sofyan berhasil memenangi duel dengan Alemao, tetapi penyelesaian akhirnya masih melambung di atas gawang.
Memasuki menit ke-31, PSGC kembali menghadapi tekanan setelah pemain belakang melakukan kesalahan umpan datar ke arah kiper Yofandani Pranata. Pemain Persiraja langsung melakukan tekanan, tetapi Yofandani berhasil membuang bola untuk menghindari ancaman.
Persiraja terus mencari celah di pertahanan PSGC. Pada menit ke-34, Ilham memanfaatkan umpan terobosan lambung, tetapi kontrol bola Ibrahim kurang sempurna sehingga bola keluar lapangan.
Dua menit kemudian, umpan lambung Muharir kembali dipatahkan oleh barisan pertahanan PSGC. Pada menit ke-37, Ilham mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh, tetapi bola membentur pemain PSGC dan melambung di atas gawang.
Ancaman kembali datang pada menit ke-38. Persiraja membangun serangan melalui Muharir dan Tegar sebelum Chaves melepaskan tendangan. Namun, upaya tersebut kembali diblok oleh pemain PSGC.
Memasuki menit ke-43, Persiraja melancarkan serangan bertubi-tubi. Meski demikian, lini pertahanan Laskar Singacala masih mampu menjaga soliditas dan menggagalkan sejumlah upaya tuan rumah.
PSGC hampir memberikan kejutan pada menit ke-44 melalui Athaya. Tembakannya mengenai pemain Persiraja dan menghasilkan bola keluar lapangan tipis di sisi gawang.
Pada menit yang sama, Akmal Juanda melepaskan tendangan keras yang memaksa kiper Persiraja melakukan penyelamatan gemilang.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-45, kesalahan kiper PSGC membuka peluang bagi Persiraja untuk melancarkan serangan cepat. Beruntung bagi Laskar Singacala, tendangan Ilham masih melebar di sisi gawang.
Sepanjang babak pertama, Persiraja terlihat lebih banyak mengambil inisiatif serangan dengan memanfaatkan kedua sayap serta variasi umpan lambung dan datar. Sementara itu, PSGC Ciamis mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik untuk menciptakan peluang.
Kedua tim masih berupaya memaksimalkan peluang yang tercipta. Soliditas pertahanan PSGC menjadi salah satu faktor penting dalam meredam tekanan Persiraja sepanjang babak pertama.
