Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Gratiskan Tagihan Air Masjid Selama Ramadhan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Perumdam Tirta Anom memberikan kabar gembira bagi masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat. Tagihan air masjid digratiskan selama bulan suci Ramadhan 2025.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan fasilitas umum, mereka menggratiskan tagihan air bagi sekitar 60 masjid serta fasilitas umum lainnya di seluruh kota.

“Sejak awal Ramadhan, kami telah menggratiskan tagihan air untuk masjid dan fasilitas umum di Kota Banjar,” ujar Direktur Perumdam Tirta Anom, E Fitrah Nurkamilah, Sabtu (22/3/2025).

Harapan, langkah ini dapat meringankan beban pengelola masjid dan mendukung kelancaran aktivitas ibadah di bulan penuh berkah ini.

- Advertisement -

Pelayanan Ekstra 24 Jam Sambut Mudik Lebaran

Tak hanya itu, Perumdam Tirta Anom juga bersiap menghadapi lonjakan kebutuhan air selama masa mudik Lebaran.

Dengan liburnya anak sekolah dan meningkatnya aktivitas masyarakat, perkiraan kebutuhan air memuncak terutama mulai H-3 Lebaran.

“Kami telah mengatur strategi agar layanan tetap berjalan maksimal. Semua pompa sudah kami maintenance, dan tim kami siap bekerja ekstra 24 jam demi memastikan kebutuhan air terpenuhi,” jelas Fitrah.

- Advertisement -

Untuk mengantisipasi gangguan, pihaknya juga mengimbau masyarakat menyediakan bak penampungan air secukupnya guna menghadapi lonjakan penggunaan.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Perumdam Tirta Anom tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat di momen-momen penting.

Dengan dukungan penuh ini, Kota Banjar diharapkan dapat menikmati kelancaran pelayanan air tanpa hambatan. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Unik! Warga RT 23 Desa Cibadak Ciamis Gelar Pemilihan Ketua RT Layaknya Pemilu

Warga RT 23 Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, menggelar pemilihan Ketua RT pada 31 Juli 2026 dengan konsep mirip Pemilu. Ucu Rahmat terpilih sebagai Ketua RT setelah meraih suara terbanyak. Konsep pemilihan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan dan transparansi, serta melibatkan partisipasi langsung warga. Biaya pemilihan berasal dari kas RT dan donatur.

Artikel Terkait