Monday, 14 June 2021
Monday, 14 June 2021
BJB

Pilkada Pangandaran 2020, Tim Pasangan AMAN Tidak Akan Terkecoh Politik Survey

spot_img

Berita Pangandaran, galuh.id – Ketua tim pemenangan pasangan Adang Hadari-Supratman (AMAN) Ahmad Irfan Alawi menyampaikan seluruh relawan harus meningkatkan akselerasi gerakan peraihan pemilih.

Terlebih, nomor urut pasangan calon sudah ditetapkan KPU Kabupaten Pangandaran.

Bahkan Irfan memastikan timnya tidak akan terkecoh oleh rilis hasil survey sementara yang dirilis Lingkaran Survey Indonesia (LSI).

Dimana hasil survey LSI tersebut menyatakan pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin memiliki elektabilitas 67,7%, sementara pasangan Adang Hadari-Supratman 26,8%.

Menurut Irfan, hasil survey politik itu bagian dari politik survey yang dirilis dengan tujuan untuk mempengaruhi.

”Itu memang sah-sah saja dalam kontestasi politik. Tapi saya meyakini ada hasil survey yang khusus di meja kandidat sebagai bahan evaluasi. Kami harap sahabat relawan pasangan AMAN tidak terkecoh. Harus termotivasi untuk memaksimalkan gerakan,” ujarnya, Kamis (24/9/2020).

Lingkaran Survey Indonesia menggelar survei pada tanggal 5-10 Juli 2020 melibatkan 440 responden dengan margin of error 4,8%. Margin errornya, kata Irfan, masih tinggi.

Tim Pasangan AMAN: Survey LSI Belum Bisa Jadi Rujukan Akurat

Irfan menuturkan, hasil survey LSI belum bisa dijadikan rujukan akurat memotret hasil Pilkada untuk menggambarkan kecenderungan pemilih dari jumlah DPS 320.456 di Pangandaran.

“Memotret kecenderungan pilihan. Yang jumlah pemilihnya sekitar 320 ribuan dengan hanya menyurvei 440 responden. Jadi kami tidak terkejut sama sekali,” katanya.

Irfan mengingatkan ada contoh dari kegagalan lembaga survei dalam memotret kecenderunga pilihan pemilih. Terjadi di Pilkada DKI 2017, Pilkada Jabar 2018, dan Pilkada Jateng 2018.

Hasil survey, kata dia, mampu dibungkam oleh akselerasi gerakan kandidat, mesin partai dan relawannya.

“Tiap-tiap Pilkada kan begitu ya. Lembawa survey berburu mitra atau klien bahkan sampai ke paket political marketing. Tentu itu tidak akan berjalan tanpa biaya dan biayanya mahal”

”Bisa sampai ratusan juta satu kali survei. Nilai ratusan juta? Buat kami lebih bermanfaat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat,” jelas Irfan.

Sejak sebelum penetapan calon, tim pasangan AMAN sudah bergerak bersilaturahmi berdiskusi dengan hampir semua lapisan masyarakat dan jenis-jenis pemilih.

“Kami membangun kedekatan dengan cara itu. Kami sudah memiliki potret bagaimana kami bergerak dengan tepat memenangkan pasangan AMAN di Pilkada Pangandaran 2020,” pungkasnya. (GaluhID/Evi)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

Temukan Kami

47,551FansSuka
252PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan