Ciamis, galuh.id – Warga dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi PJU mati hingga gelap gulita di Jalan Raya Kawali. Tepatnya di Blok Alinayin hingga Blok Pusdik Serikat Petani Pasundan (SPP), Kabupaten Ciamis.
Hal ini terjadi akibat lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang sudah lama tidak berfungsi.
Kondisi jalan yang minim penerangan tersebut khawatir dapat membahayakan keselamatan para pengendara, khususnya pada malam hari.
Selain rawan kecelakaan lalu lintas, jalan gelap juga berpotensi dimanfaatkan oknum tidak bertanggungpkamnseklaj jawab untuk melakukan tindak kriminal.
Soni, seorang pengendara motor yang kerap melintas di kawasan tersebut, mengaku sangat terganggu dengan matinya lampu PJU.
Menurutnya, keadaan jalan yang gelap membuat para pengendara harus lebih ekstra hati-hati ketika melintasi jalur tersebut.
“Kalau malam jalan di sini gelap sekali karena PJU mati. Kami pengendara motor jadi was-was, apalagi kalau melintas sendirian. Harapannya segera ada perbaikan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak sesuai keinginan,” ujar Soni, Minggu (14/9/2025).
Ia menambahkan, selain mengurangi kenyamanan, kondisi tersebut juga mengancam keselamatan pengendara.
Jalan raya Kawali merupakan jalur yang cukup ramai dilintasi kendaraan dari arah Ciamis menuju Kuningan maupun sebaliknya. Tanpa penerangan yang memadai, risiko kecelakaan semakin besar.
Soni berharap pemerintah daerah segera merespons keluhan masyarakat dengan memperbaiki lampu jalan yang mati.
Menurutnya, PJU bukan hanya sekadar fasilitas penerangan. Tetapi juga bagian penting dalam menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau lampu cepat perbaiki, tentu masyarakat akan lebih merasa aman dan nyaman ketika melintas, terutama di malam hari,” tuturnya.
Dengan adanya keluhan PJU mati di Kawali ini, masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan. Agar kondisi jalan kembali terang benderang dan risiko bahaya di malam hari bisa diminimalisir. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
