Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020
 
 

Polemik RUU HIP, FH Unigal Gelar Webinar

Hubungi Kami

Berita Ciamis, galuh.id – Program Magister Hukum Pascasarja Universitas Galuh Ciamis gelar Webinar hukum nasional tentang polemik RUU HIP atau (Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila).

Webinar hukum nasional yang bertema “Polemik RUU HIP: Mau Dibawa Kemana Pancasila Kita?”, digelar pada Senin (26/6/2020).

Seminar yang berlangsung melalui Zoom Apps dan YouTube streaming tersebut diisi dua orang narasumber berkompeten pada bidangnya.

Dosen Program Magister Hukum Pascasarjana Universitas Galuh Ciamis, Dr. Ida Farida, S.H., M.H., menjadi narasumber pada acara tersebut.

Narasumber lainnya adalah Pakar Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UMS Prof. Dr. H. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Program Magister Hukum Pascasarjana Universitas Galuh Ciamis, Dewi Mulyanti, S.H.,M.H.

Pada sambutan, Dewi menyampaikan Program Magister Hukum Universitas Galuh akan terus memberikan kontribusi bagi pembaharuan hukum di Indonesia.

“Dengan segenap kemampuan dosen dan mahasiswa yang dimiliki, kami siap responsive serta memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan hukum,” jelasnya.

Solusi terhadap permasalahan hukum menurut Dewi, baik hukum tingkat nasional maupun hukum tingkat lokal.

Kemudian tujuan dari diadakannya webinar yaitu mengajak berfikir secara komprehensif mengenai latar belakang RUU HIP secara filosofis dan sosial.

Sehingga mampu memberikan masukan terhadap keberlanjutan RUU HIP bagi DPR dan Pemerintah, agar tidak menjadi polemik.

Polemik RUU HIP Menimbulkan Khawatiran

Sementara itu menurut salah satu narasumber Prof. Aidul, Pancasila merupakan filosofi bangsa Indonesia yang harus dijaga keberadaannya.

“Pancasila harus dijaga, karena telah melalui berbagai proses tahapan mulai dari tahapan konsepsi, politik dan yuridis,” jelas Prof. Aidul.

Prof. Aidul menyampaikan RUU HIP memiliki problematika baik secara material maupun formil, secara filosofis Pancasila merupakan filosofische grondslaag atau weltanschauung.

Kemudian filosofische grondslaag atau weltanschauung direduksi menjadi haluan yang bersifat instrumental.


Secara sosiologis tidak memenuhi fungsi hukum sebagai alat integrasi social karena membuka kembali konflik ideologis di Konstituante (1956-1959).

Pancadila menurut Prof. Aidul, seharusnya menjadi alat pemersatu bangsa, apalagi dimunculkan pada saat pandemi Covid-19.

Mengenai dampak dari RUU HIP, Prof. Aidul menyebut akan membuka kembali konflik idiologi di konstituante antara kaum nasionalis dan Islam.

“Sehingga dengan adanya konflik akan mempertajam polarisasi politik di Indonesia, dan mengancam disintegrasi bangsa, membuka kembali wacana Nasakom,” jelasnya.

Prof. Aidul menambahkan dengan adanya wacana Nasakom dari Bung Karno akibat dari tidak dimasukannya TAP MPRS No.XXV/MPRS/1996.

Dengan adanya wacana Nasakom dari Bung Karno tersebut, mengakibatkan munculnya kembali isu kebangkitan komunis di Indonesia.

Sementara itu narasumber yang lain Dr. Ida Farida menyampaikan RUU HIP diusulkan oleh DPR yang memiliki polemik yang cukup pelik.

“Tidak adanya urgensi yang mendasar serta kurangnya muatan materi/substansi merupakan bagian dari yang harus dikritisi dari RUU HIP ini,” jelasnya.

“RUU HIP ini membuka mata kepada kita semua, ternyata tantangan terhadap meneguhkan nilai-nilai Pancasila di zaman sekarang nyata adanya,” tambahnya.

Dr. Ida Farida menegaskan masa depan Pancasila ada di tangan bersama, terutama generasi muda atau kaum millenial. (GaluhID/Ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Kelurahan Ciamis Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Terbatas

Berita Ciamis, galuh id - Kelurahan Ciamis menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hjiriah secara terbatas, di Aula Kelurahan Ciamis,...

PNS di Ciamis Positif Covid-19, 2 Kantor Instansi Ditutup 3 Hari

Berita Ciamis, galuh id - Dua PNS di Ciamis Positif Covid-19. PNS tersebut berasal dari dua instansi yang berbeda yakni Bappeda dan...

Pengusaha Muda Ciamis Salurkan 100 Lele Untuk Poktan Wanajaya

Berita Ciamis, galuh.id - Pengusaha muda Ciamis Arga Susyla Prayoga memberikan 100 lele untuk Kelompok Tani (Poktan) Wanajaya, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg,...

Temukan Kami

48,648FansSuka
214PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Login apb.kemdikbud.go.id, Bantuan untuk Pelaku Budaya dari Kemendikbud

Login apb.kemdikbud.go.id guna mendapatkan bantuan senilai Rp 1 Juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan November ini. Dalam...

9 Pelaku Pencabulan Anak di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Kakek 6 Cucu

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Polisi menangkap 9 orang tersangka pelaku tindak pencabulan anak di Tasikmalaya tepatnya di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gaji Guru PPPK Setara dengan PNS, Berikut Ketentuannya

Gaji guru PPPK setara dengan PNS sudah menjadi ketentuan. Karena keduanya merupakan sama-sama pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemerintah...

HP Poco M3 Kapan Rilis di Indonesia? Cek Dulu Harganya

HP Poco M3 sebagai produk penutup akhir tahun yang telah rilis secara global pada Selasa, 24 November 2020 secara online. perilisan melalui...

Diego Maradona Meninggal Dunia, Menimbulkan Kesedihan Mendalam Bagi Semua Orang

Diego Maradona Meninggal Dunia, Legenda sepakbola dari Argentina tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 25 November 2020 malam WIB.