Ciamis, galuh.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan inklusif kepada masyarakat melalui program inovatif Jempol Gadis Manis.
Adapun singkatannya yakni Jemput Bola Pelayanan Dokumen Kependudukan bagi Masyarakat Rentan dan Sakit.
Tim Dinas Dukcapil melakukan layanan perekaman KTP elektronik (e-KTP) langsung ke lokasi pasien. Kali ini untuk seorang lansia atas nama Ehat, yang tengah menjalani perawatan di RS Dadi Keluarga.
Kepala Dinas Dukcapil Ciamis, Yayan Muhammad Supyan, menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola merupakan bagian dari upaya pemerintah.
Upaya untuk memastikan bahwa seluruh warga memiliki akses terhadap dokumen pendudukan yang sah. Termasuk kelompok rentan seperti lansia dan orang sakit.
“Pelayanan ini kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang dalam kondisi lemah,” ujar Yayan, Kamis (19/6/2025).
Menurutnya, KTP bukan sekadar selembar kartu, tetapi merupakan kunci untuk memperoleh hak-hak dasar. Termasuk akses layanan kesehatan dan administrasi lainnya.
Dinas Dukcapil mengambil langkah cepat setelah menerima laporan dari Kepala Desa Nagarawangi mengenai kondisi Ehat yang sedang sakit dan belum memiliki dokumen KTP maupun BPJS.
“Menanggapi laporan tersebut, kami langsung mengirimkan tim ke lapangan di sore hari sepulang jam kerja. Untuk melakukan proses perekaman di rumah sakit tempat pasien menjalani perawatan,” terangnya.
Yayan menekankan pentingnya kepemilikan e-KTP bagi seluruh warga negara Indonesia, terutama mereka yang telah memasuki usia 17 tahun ke atas.
“Selain menjadi identitas resmi, e-KTP juga menjadi syarat utama dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk jaminan sosial dan kesehatan,” imbuhnya.
Yayan berharap melalui program Jempol Gadis Manis dapat memperluas jangkauan pelayanan adminduk hingga ke pelosok desa. Kemudian menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. (GaluhID/Resa)
Editor: Evi
