oleh

PSGC Ciamis Gagal Rekrut Djajang Nurdjaman, Bidik Pelatih Lokal Ciamis

 
 

Berita PSGC, galuh.idDjajang Nurdjaman alias Djanur telah dilengserkan dari kursi pelatih Persebaya Surabaya, Minggu (11/8/2019)

Keputusan tersebut dilakukan menyusul hasil imbang yang diterima Bajul Ijo oleh Madura United dengan skor 2-2 pada pekan ke-13 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (10/8/2019).

Begitu mengetahui Djadjang Nurdjaman alias Djanur dilepas Persebaya Surabaya, manajemen PSGC Ciamis bergerak cepat untuk mengontrak pelatih asal Majalengka tersebut. Djanur diharapkan bisa mengisi posisi pelatih PSGC yang kini kosong setelah Herrie Setyawan mengundurkan diri.

“Pak Bupati (H Herdiat Sunarya yang juga CEO PSGC) sudah menghubungi langsung Kang Djanur. Beliau sudah berkomunikasi langsung,” ujar Direktur Teknik PSGC Ciamis, Heri Rafni Kotari yang sering dipanggil HRK kepada Galuh ID, Jum’at (16/8/2019).

Namun Djanur lebih memilih gabung dengan Barito Putra, dengan alasan ingin membantu Barito Putra yang berada di posisi bawah klasemen. Djanur pun meminta maaf tidak bisa bergabung dengan PSGC.

Usai bidikannya lepas, manajemen PSGC mengalihkan bidikannya kepada pelatih lokal asal Ciamis yaitu Andri Wijaya, namun Andri saat ini sedang menyelesaikan kursus lisensi kepelatihan B AFC di Yogyakarta.

HRK mengatakan kemungkinan besar pihaknya akan memilih pelatih lokal Ciamis tersebut sebagai pelatih kepala PSGC di putaran ke 2 Liga 2 2019 grup Barat dan berharap bisa mengangkat tim agar lebih baik.

“Benar kemungkinan besar kita akan milih Andri Wijaya untuk menukangi tim di putaran ke-2 nanti, mudah-mudahan bisa membawa PSGC lebih baik, dan bisa bertahan di Liga 2 tahun ini,” katanya.

Sosok Andri Wijaya bukanlah orang baru di sepakbola Ciamis, beliau pernah menukangi PSGC Ciamis di periode 2008-2012 sebagai pelatih dan asisten pelatih. Salah satu prestasi terbaiknya adalah membawa tim Porda Kabupaten Ciamis meraih juara kedua pada gelaran Porda Jabar tahun 2014. (galuh.id/Allez)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA