PSGC Ciamis Tumbang di Adu Penalti, Persiba Naik ke Liga 2

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – PSGC Ciamis harus mengakui keunggulan Persiba Balikpapan setelah kalah dalam drama adu penalti dengan skor 3-4.

Adu penalti terjadi usai kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu dalam laga playoff perebutan juara 3 Liga 3 Nusantara di Stadion Indomilk Arena Tangerang, Kamis (27/2/2025).

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, dengan kedua tim saling menyerang. Namun, hingga babak pertama usai, skor masih tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Persiba Balikpapan unggul lebih dulu melalui gol Herman Dzumafo pada menit ke-76.

- Advertisement -

PSGC Ciamis tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan, dengan Ganjar Kurniawan mencetak gol lewat tendangan bebas di menit ke-85.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Pada extra time, Persiba kembali unggul lewat penalti Herman Dzumafo di menit ke-109.

Namun, PSGC menunjukkan semangat juang tinggi dan menyamakan skor menjadi 2-2 lewat gol Ronan Aryo Wibisono di menit ke-118.

Adu penalti menjadi penentu, di mana PSGC Ciamis gagal memanfaatkan tiga kesempatan, dengan dua tendangan melambung dan satu diselamatkan kiper Persiba, Havizd Muzaki.

- Advertisement -

Sementara Persiba tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan dengan skor 4-3.

Dengan kemenangan ini, Persiba Balikpapan berhasil meraih posisi ketiga Liga 3 Nusantara sekaligus memastikan promosi ke Liga 2.

Sementara itu, PSGC Ciamis harus menerima kekalahan dan tetap bertahan di Liga 3 Nusantara. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Permudah Pelajar Miliki KTP-el, Disdukcapil Ciamis Luncurkan WASTU KANCANA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk menerapkan inovasi WASTU KANCANA. Program ini bertujuan memudahkan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026, dan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar.

Artikel Terkait