Berita PSGC, galuh.idPSGC Ciamis akan menghadapi PSCS Cilacap, Rabu, 14 Agustus 2019 mendatang di Stadion Galuh Ciamis.

Pertandingan tersebut merupakan laga hidup dan mati bagi PSGC, mengingat poin yang diraih baru 3 poin yang menempatkan PSGC di dasar klasemen.

“Sisa pertandingan di putaran pertama dua kali lagi, jadi laga ini merupakan laga hidup dan mati, melihat kondisi raihan poin kita masih di dasar klasemen hanya meraup 3 poin,” ujar Dicky Jong, selaku asisten pelatih PSGC pada saat Match Cordination Meeting di Aula Korpri Kabupaten Ciamis, Selasa (13/8/2019) malam.

Menurutnya, dua laga terakhir di putaran pertama melawan PSCS dan Blitar United, PSGC wajib menang untuk keluar dari zona degradasi.

“Kami akan berusaha, segala upaya akan dikerahkan besok lawan PSCS, kami ingin poin penuh agar kita bisa bersaing dengan tim yang lain,” ucapnya.

Dicky mengatakan, dukungan dari masyarakat Ciamis, terutama suporter sangat penting untuk meningkatkan semangat para pemain di lapangan.

“Yang menjadi suatu kebanggaan bagi pemain adalah ketika masuk ke lapangan kemudian gemuruh dukungan dari suporter dan penonton di Stadion, jadi jangan sampai laga kandang, rasa tandang,” katanya.

Sementara Djoko Susilo pelatih kepala PSCS mengatakan, target pada pertandingan melawan PSGC, timnya akan curi poin di Stadion Galuh, walaupun saat ini ada pemain inti yang mengalami cedera yaitu Risman Maidulloh (wing back), Jemmy syuparno (gelandang serang) dan Saeful Bahri (sayap kanan).

“Kami tidak melihat kondisi PSGC yang saat ini ada di dasar klasemen, kita akan tetap waspada dengan kebangkitan tim lawan, mengingat PSGC juga sama-sama menargetkan kemenangan untuk keluar dari zona dasar klasemen,” tuturnya. (galuh.id/Arul)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini