oleh

PSGC Mulai Bertaring di Klasemen Liga 2, Mampukah Selamat Dari Jeratan Degradasi?

 
 

Berita PSGC, galuh.id – PSGC Ciamis mulai menunjukan taringnya dengan mendapatkan 2 kemenangan secara beruntun dalam lanjutan Liga 2.

Melahap dua pertandingan kandang di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, PSGC Ciamis menang meyakinkan dengan skor masing-masing 2-0 dari tamunya Perserang Serang, Rabu (18/9/2019) dan Cilegon United, Minggu (22/9/2019).

Dua kemenangan yang diraih skuat berjuluk Laskar Galuh itu memang belum membuat PSGC Ciamis keluar dari zona degradasi.

Dalam klasemen sementara, PSGC Ciamis bertengger di posisi 11 dengan raihan 16 poin dari 18 laga yang telah dilewati.

Entah apa yang terjadi dengan PSGC Ciamis yang seperti didaulat sebagai tim yang paling kesulitan bersaing pada Liga 2 2019.

Sampai matchday ke-18 ini, tim Laskar Galuh hanya meraih lima kemenangan, satu kali imbang, dan 12 laga lainnya berakhir kekalahan.

Awan hitam di PSGC Ciamis sudah memakan korban, yakni pelatih Herrie Setiawan, yang memilih mundur pada pekan ketujuh.

PSGC juga mencoret beberapa pemain yang kurang berkontribusi pada bursa transfer menjelang putaran kedua.

Peralihan kursi kepelatihan kemudian diberikan pada Direktur teknik Heri Rafni Kotari yang lisensinya setara dengan C AFC.

Manajemen PSGC harus mampu mencari pelatih permanen yang punya lisensi B AFC yang menjadi syarat seorang pelatih untuk menangani klub Liga 2 serta kualitas bagus untuk bisa membangkitkan penampilan pemain.

Usai memilih pelatih berlisensi di awal putaran kedua yaitu, Andri Wijaya, dan merekrut pemain baru yang disinyalir akan berkontribusi mengatrol performa klub, PSGC Ciamis masih belum mampu keluar dari zona degradasi.

Walau memulai tren positif, tapi dengan capaian saat ini, PSGC Ciamis masih terancam turun kasta atau terdegradasi ke Liga 2.

Tentu itu akan menjadi tragedi (kembali) bagi Balad Galuh maupun Galuh Curva Sud sebagai pendukung utama PSGC Ciamis jika itu terjadi. Lantas masih mungkinkah PSGC Ciamis selamat dari ancaman degradasi Liga 2 2019?

Hitung-hitungan PSGC Selamat dari Jeratan Degradasi

Pada dasarnya PSGC Ciamis memang masih menyimpan 4 pertandingan untuk dimainkan di putaran kedua ini, tapi jika kita melihat sisa lawan PSGC Ciamis, maka sepertinya itu akan menjadi sedikit lebih sulit karena masih akan bertemu sejumlah tim kuat.

PSPS Riau (Tandang)

Pertama adalah duel melawan PSPS Riau yang akan berlangsung di Pekanbaru. Secara statistik, rekor kandang PSPS ini cukup bagus dengan mengumpulkan 12 poin dari 9 laga home (4M, 2S, 3K) yang sudah dilakoni, tentu ini bukan kabar baik bagi PSGC yang dipertemuan lalu di Ciamis meraih kemenangan 3-1.

Namun, laga yang seharusnya digelar pada Jumat, 27 September 2019, harus ditunda, karena situasi di Pekanbaru siaga satu terkait kebakaran hutan dan lahan yang sedang melandanya.

Persibat Batang (Tandang)

Dengan berada satu strip di bawah Persibat Batang, seharusnya PSGC Ciamis bisa menangani tim Alas Roban itu di kandangnya Stadion Moch Sarengat Batang, Rabu, 2 Oktober 2019 mendatang.

Walaupun di pertemuan perdana putaran satu, mereka berhasil mencuri poin di Ciamis. Maka tidak salah pertemuan kedua nanti menjadi ajang balas dendam bagi PSGC Ciamis.

PSMS Medan (Kandang)

Digelar di Stadion Galuh Ciamis, Senin, (7/10/2019), siapa sangka tim sebesar PSMS Medan juga memiliki catatan buruk dalam laga tandang, mereka sudah kalah 5 kali dalam 9 laga tandangnya, dengan hanya 2 kali menang dan 2 kali seri.

Ditambah dengan keberhasilan PSGC mengimbangi permainan PSMS Medan di putaran pertama lalu, walau hasil akhir memihak Laskar Ayam Kinantan dengan skor 2-1.

PSCS Cilacap (Tandang)

Terakhir adalah PSCS Cilacap yang sempat mengimbangi PSGC di Ciamis dengan skor 2-2.

Namun PSCS Cilacap adalah tim kuat dan salah satu tim promosi yang bersinar, apalagi pertandingan ini digelar di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap. Sabtu, (12/10/2019)

Pasalnya, saat ini PSCS Cilacap menempati peringkat ke 4 klasemen sementara grup Barat, tapi kesempatan PSGC mencuri poin masih ada.

Dengan kata lain, 4 pertandingan sisa yang akan dihadapi bak laga final, maka kemenangan adalah target maksimal yang harus dikejar jika PSGC Ciamis masih ingin bertahan di Liga 2. (GaluhID/Allez)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA