olahraga, galuh.id– Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menerima penghargaan bergengsi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Yakni berkat keberhasilan dalam membangun proyek Pusat Pelatihan (Training Center) Timnas Indonesia yang berlokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam ajang FIFA Executive Football Summit 2025 yang berlangsung di Miami, Amerika Serikat.
Dalam kesempatan tersebut, Erick mengungkapkan penghargaan bergengsi kategori Gold dari FIFA Forward Awards untuk Asosiasi Sepak Bola Asia diserahkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Penghargaan FIFA untuk PSSI untuk Keberhasilan Pembangunan Training Center di IKN
Dalam pernyataannya, Erick Thohir menjelaskan penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi FIFA untuk PSSI.
Yaitu dalam merealisasikan pembangunan Training Center Nasional di kawasan IKN.
Erick Thohir juga menambahkan, penghargaan dari FIFA menjadi sumber kebanggaan tersendiri.
Baca juga: Simon Tahamata Tak Kuasa Menahan Tangis Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang
Serta pelecut semangat untuk terus membangun masa depan sepak bola nasional yang lebih baik.
Selain itu, Erick Thohir juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Terutama atas kepercayaan yang diberikan kepada PSSI untuk terus mengembangkan sepak bola Tanah Air.
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada pemerintah Indonesia atas dukungan penuh dalam pembangunan fasilitas tersebut.
Sebagai informasi, tahap pertama pembangunan pusat pelatihan ini telah rampung pada Februari lalu.
Berdiri di atas lahan seluas 34,5 hektare, fasilitas ini telah dilengkapi dengan tiga lapangan sepak bola berstandar internasional.
PSSI menargetkan total delapan lapangan sepak bola dapat selesai pada tahun 2026.
Erick Thohir menegaskan fasilitas Training Center Timnas Indonesia di IKN memang ditujukan terutama untuk pengembangan pemain muda Timnas Indonesia.
Bukan untuk skuad senior yang memiliki jadwal FIFA Matchday yang terbatas dan jarak tempuh perjalanan yang panjang.
Hal tersebut juga sejalan dengan tujuan PSSI dalam pengembangan sepak bola Indonesia dalam jangka panjang.
