Pungutan Fiktif Marak di Sekolah, Agun Tegaskan Korupsi Bisa Diatasi dengan Sistem

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Agun pun berpesan bagi para jajaran tenaga pendidik agar dapat bekerja dengan senang hati dan bisa mencapai objektivitas.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada para pengelola anggaran sekolah agar waspada.

Karena semakin majunya teknologi, maka pungutan fiktif tidak akan bisa dilakukan karena sudah terdata dalam sistem.

Mau membohongi harga pun sudah tidak bisa karena sudah ada pedomannya, dari mulai perencanaan sudah masuk ke aplikasi.

- Advertisement -

“Dan nanti prosesnya seperti apa tinggal nunggu hasilnya setujui atau tidak. Mohon maaf kedepannya korupsi dapat diatasi hanya dengan sistem,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Imbas Surat Edaran Pusat, Program MBG Ciamis Dihentikan Sementara 18 Hari ke Depan

Program Makan Bergizi (MBG) di Ciamis dihentikan sementara selama libur sekolah, berlaku bagi anak sekolah dan penerima kategori B3. Kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran Badan Gizi Nasional. Penghentian berlangsung 18 hari, dimulai 22 Juni 2026, dengan sosialisasi yang baik agar masyarakat memahami situasi ini.

Artikel Terkait