Ciamis, galuh.id — Ratusan rider dari berbagai daerah mengikuti Piala Kapolres Cup di Sirkuit Non Permanen (NP) Islamic Center Kabupaten Ciamis, Minggu (7/12/2025).
Selain menjadi ajang adu skill, kegiatan ini juga dirangkai dengan penggalangan donasi untuk korban bencana alam di Sumatera.
Ketua Pelaksana sekaligus Ketua IMI Kabupaten Ciamis, Teten, mengatakan bahwa seri kedua road race tahun ini bisa berlangsung kembali berkat dukungan banyak pihak.
“Terima kasih kepada seluruh stakeholder dan semua yang terlibat. Kita kembali mendapat kepercayaan menyelenggarakan event seri kedua ini,” ujarnya.
Teten menyampaikan, pada seri kedua ini jumlah peserta meningkat signifikan, mencapai 348 starter. Lebih banyak dari seri pertama yang berlangsung beberapa bulan sebelumnya.
Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Ciamis kini semakin diminati para atlet otomotif.
“Sejak hari Sabtu hingga hari ini juga menggelar kontes modifikasi yang pesertanya 130 modifikator dari berbagai daerah seperti Jakarta dan Jawa Tengah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga menggagas open donasi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera dan Aceh.
“Kami berharap saudara-saudara kita yang terdampak bencana mendapat kemudahan dan kekuatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Budpora Ciamis, Dian Budiyana, menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tidak dapat hadir.
“Bapak Bupati berhalangan hadir pada kegiatan ini,” ujarnya.
Road Race Sirkuit Islamic Center, Peserta Meningkat
Dian menilai, gelaran Road Race Piala Kapolres ini menjadi wadah pembinaan yang penting. Sekaligus dapat meminimalisasi kenakalan remaja yang kerap menyalurkan hobi balap di jalanan.
“Arena ini adalah ruang yang harus kita dukung bersama. Pemda Ciamis mendukung penuh kegiatan ini. Alhamdulillah, ini merupakan kali kedua gelaran di Ciamis,” katanya.
Menurutnya, pemda ingin memberikan ruang yang aman, tertib, dan sesuai regulasi. Sehingga bakat para pembalap muda bisa berkembang ke arah yang positif.
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, mengapresiasi peningkatan peserta yang sangat signifikan pada seri kedua ini.
“Seri pertama 200 peserta, dan seri kedua ini ada 348 pembalap yang hadir. Antusiasnya luar biasa,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa event ini merupakan langkah positif untuk mewadahi bakat anak-anak muda dan mencegah aksi balap liar.
“Daripada balap liar di jalanan dan kejar-kejaran dengan polisi, lebih baik kita sediakan wadah seperti ini,” tuturnya.
Ia juga menyebut salah satu pembalap asal Ciamis, Deksha, yang telah mengharumkan nama daerah hingga Indonesia.
Ia berharap akan lahir lebih banyak pembalap muda berbakat dari Ciamis maupun daerah lainnya.
Kapolres pun berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan mengutamakan keselamatan. Karena event ini merupakan ajang pembuktian kemampuan bagi para rider. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
