Respect dengan Tragedi Kanjuruhan, Presiden Klub Madura United Kritik PSSI

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Pernyataan yang kedua, “PSSI wajib bertanggung jawab dan semua pengurusnya harus mundur, sebagai respect terhadap korban dan keluarganya.”

Kemudian untuk rnyataan yang ketiga, “Tak perlu PSSI membuat tim ini itu. Serahkan saja kepada Kemenpora/KONI selaku organ pemerintah.”

Achsanul Qosasi melanjutkan pernyataan ketiganya, “Libatkan penegak hukum dan FIFA untuk membuat investigasi atau langkah yang diperlukan.”

Sementara pernyataan keempatnya, “Jangan melokalisir kesalahan di Malang. Bahwa yang salah seolah yang mengurus pertandingan di Malang. Ini Keputusan Federasi Nasional, di bawah kendali Federasi (PSSI), tragedi dunia sepakbola.”

- Advertisement -

Madura United Kritik PSSI, Menko PMK Sebut Jumlah Korban

Selain Presiden klub Madura United kritik PSSI, jumlah korban tragedi Kanjuruhan, Menko PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Muhadjir Effendy mengungkapkan jumlah korban.

“Korban berstatus luka ringan 203 orang, luka berat 21 orang, meninggal dunia 125 orang. Sehingga total korban 448 orang,” jelas Muhadjir pada Minggu (2/10/2022) mengutip dari Kompas.

Muhadjir Effendy juga menjelaskan data tersebut telah melalui proses verifikasi oleh semua pihak termasuk dari POLRI, rumah sakit, dan panitia penyelenggara.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Polisi Masuk Kampus SMAN 2 Banjarsari, 373 Siswa Baru Dibekali Penyuluhan Hukum Saat MPLS

Ratusan siswa SMAN 2 Banjarsari mengikuti penyuluhan oleh Polsek Banjarsari selama MPLS 2026-2027, pada 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran hukum, dengan materi tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan tertib berlalu lintas, serta menjamin pendidikan yang aman dan nyaman.

Artikel Terkait