Sampah Menumpuk, ASN dan Relawan Bersihkan Destinasi Wisata Pangandaran

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Pangandaran, galuh.id – Sampah di destinasi wisata Pangandaran menumpuk hingga tiga kali lipat, mencapai lebih dari 30 ton pada libur Lebaran atau Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Fenomena ini memaksa aparatur sipil negara (ASN) dan relawan turun tangan demi menjaga keindahan pariwisata Pangandaran.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami pun memimpin operasi bersih-bersih usai perayaan Hari Raya Idul Fitri di Pantai Barat Pangandaran.

“Libur masih berjalan, namun kami sudah kembali bekerja. Saya tugaskan seluruh SKPD untuk membersihkan sampah di destinasi wisata agar wisatawan nyaman,” tegasnya, Selasa (8/4/2025).

- Advertisement -

Tak tanggung-tanggung, volume sampah melonjak drastis hingga 300 persen dibanding hari libur biasa, dari rata-rata 11 ton menjadi 32 ton lebih. Angka tersebut belum termasuk limbah dari hotel, restoran, dan perumahan.

“Kawasan wisata penuh sesak, sehingga truk sampah sulit masuk, dan sampah menumpuk,” tambah Citra.

Kondisi truk pengangkut sampah yang minim hanya 12 unit, dengan sebagian sudah uzur menambah pelik situasi ini.

Tambah lagi, jumlah petugas kebersihan yang kurang memadai menyebabkan banyak sampah tertahan lebih lama.

- Advertisement -

“Kami akan menambah armada dan petugas kebersihan untuk mengantisipasi momen liburan selanjutnya,” ujar Citra.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kebersihan.

Selain rencana pemerintah, Citra mengajak masyarakat dan pedagang kaki lima untuk turut bertanggung jawab dengan membawa pulang sampah mereka sendiri.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan. Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua,” pungkasnya. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Tahun Baru Islam 1448 H, Sopwan Ajak Warga Ciamis Perkuat Iman dan Solidaritas

Wakil Ketua DPRD Ciamis, Sopwan Ismail, menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan ajakan introspeksi dan memperkuat persatuan. Ia menekankan pentingnya refleksi diri, kepedulian sosial, dan sinergi dalam pembangunan daerah. Sopwan berharap momentum ini membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat Ciamis.

Artikel Terkait