Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Galuh ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Ciamis lakukan unjuk rasa di depan kantor PDAM Tirta Galuh Ciamis pada Rabu pagi (13/09/2018). Aksi tersebut sempat memanas karena saling dorong antara pengamanan Kepolisian Ciamis dengan massa aksi, namun kejadian tersebut bisa segera diredam.

Menurut keterangan Hendriawan Pirmansyah, Ketua HMI Cabang Ciamis aksi tersebut merupakan buntut dari rencana manajemen PDAM Tirta Galuh Ciamis yang akan menaikkan tarif antara 14% hingga 22% mulai bulan September 2018. Kenaikan tersebut dinilai HMI riskan di tengah-tengah masyarakat yang saat ini terbebani dengan berbagai kenaikan dan kebutuhan lainnya.

“Kami menolak dengan adanya kenaikan Tarif air bersih di PDAM Tirta Galuh Ciamis, keberadaan kami di sini bentuk dari ke ketidakpuasan konsumen PDAM Tirta Galuh terkait dengan kenaikan Tarif yang terjadi,” tegas Herndriawan.

BACA JUGA!

Di waktu yang sama Hamsi Yudi Purwanto Kabag Keuangan PDAM Tirta Galuh Ciamis menjelaskan bahwa usulan kenaikan tarif air bersih tersebut sudah ada sejak 2 tahun yang lalu, namun dewan pengawas belum mengijinkan karena momentumnya belum tepat dan perlu kajian yang mendalam.

Sementara itu mengenai tuntunan HMI Cabang Ciamis, Purwanto menjelaskan jika kebijakan untuk membatalkan atau menangguhkan kenaikan tarif air bukan wewenang PDAM.

“PDAM itu dalam peraturan yang berlaku punya hak untuk mengusulkan ke Pemerintah Daerah, dengan landasan kajian-kajian peraturan yang berlaku maka kami melakukan penyesuaian tarif agar kontinuitas pelayanan kepada masyarakat terjaga,” pungkasnya.

(Fahmi)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
 
 
"menulis untuk kebahagiaan dan mengedit untuk kepuasan"

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini