Ciamis, galuh.id – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Ciamis menggelar acara Gebyar Ramadan di Aula K.H. Ahmad Dahlan pada Jumat (21/3/2025).
Acara ini dihadiri oleh civitas akademika serta masyarakat sekitar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan di bulan suci.
Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan keistimewaan. Khususnya dalam 10 hari terakhir yang di yakini sebagai waktu turunnya malam Lailatul Qadar.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.
“Tak terasa, Ramadan sudah memasuki tanggal 21. Kita masih di berikan kesehatan dan kesempatan oleh Allah untuk menjalankan ibadah puasa,” kata Nur Hidayat.
“Malam Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan, yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan. Banyak ulama berpendapat bahwa malam ini turun pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ibadah di 10 hari terakhir Ramadan, STIKes Muhammadiyah Ciamis mengambil kebijakan meliburkan kegiatan akademik mulai 21 Maret hingga 7 April 2025.
Harapan, keputusan ini dapat memberikan kesempatan bagi seluruh civitas akademika untuk lebih fokus dalam menjalankan ibadah.
“Libur ini memberikan waktu bagi mahasiswa dan dosen untuk lebih banyak beribadah, terutama di malam-malam akhir Ramadan,” ujar Nur Hidayat.
“Keutamaan yang di berikan kepada umat Nabi Muhammad sangatlah besar, dan kita harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” sambungnya dalam acara gebyar ramadan.
Selain itu, STIKes Muhammadiyah Ciamis juga menyalurkan zakat fitrah 1446 H dari dosen dan karyawan sebanyak 158 orang sebesar Rp10 juta ke kantor Layanan Lazismu untuk ditasyarufkan sebagaimana mestinya.
Dengan adanya kebijakan ini, harapan seluruh civitas akademika dapat meningkatkan kualitas ibadah dan meraih keberkahan di bulan suci Ramadan. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
