Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020
 
 

Suami Tak Mudik, Keluarga di Ciamis Ini Rela Tak Kumpul Saat Lebaran

Hubungi Kami

Berita Ciamis, galuh.id – Karena pandemi virus Corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia, salah satu keluarga di Ciamis rela tidak kumpul saat lebaran.

Bagi Masdiah, warga Desa Kertabumi, Cijeungjing Kabupaten Ciamis merayakan Hari Raya Idul Fitri tidak dengan suami tercinta baru kali ini dirasakan.

Pasalnya sang suami harus bertahan di perantauan, dan sesuai imbauan dari pemerintah dilarang mudik terlebih berasal dari zona merah.

“Mau gimana lagi, sedih mah sedih, tapi kondisinya seperti ini saya dan anak-anak harus menerima dengan ikhlas,” jelasnya, Jum’at (22/5/2020).

Masdiah keluarga di Ciamis harus menerima kenyataan, merayakan Hari Raya Idul Fitri tanpa suami, dan hanya dirayakan bersama si kembar buah hatinya.

Bagi Masdiah, hadirnya sang suami saat hari kemenangan tiba merupakan kebahagiaan tersendiri, namun untuk kali ini hanya komunikasi via HP.

Begitupun dengan kedua anaknya yang kembar, yang kerap kali menanyakan kepulangan ayahnya, Masdiah hanya bisa menjelaskan akan pulang tapi nanti.

Sang suami yang bekerja di Tangerang sebagai karyawan salah satu pabrik garment memutuskan tidak mudik karena kondisi saat ini.

Selain kepulangan suaminya tersebut beresiko, belum tentu saat di perjalanan lancar sampai tujuan, karena beberapa kejadian pemudik dipaksa putar balik.

Untuk mengobati rasa rindu dirinya  beserta anak-anaknya, komunikasi dengan sang suami pun dilakukan setiap harinya, sehingga sedikit mengobati rasa rindunya.

Taat Pemerintah dan Pasrah Menerima Suami Tidak Mudik

Masdiah hanya bisa menerima dengan pasrah mendengar kabar suaminya tidak akan mudik, meskipun berat tapi untuk kebaikan bersama dirinya menerima.

“Saya dan anak-anak hanya bisa mendoakan, semoga suami saya di perantauan baik-baik saja serta senantiasa diberikan kesehatan,” ucap Masdiah.

Dia tidak tahu secara pasti kapan suaminya akan pulang, yang jelas menurut suaminya setelah kondisi membaik dan pemerintah memperbolehkan mudik.

Dirinya bersama anak-anaknya harus menahan diri untuk tidak berkumpul bersama, terutama saat merayakan hari kemenangan atau lebaran.

“Untuk lebaran kali ini sangat terasa beda, karena keluarga kami tidak lengkap tanpa kehadiran suami, tapi saya harus menerimanya,” jelasnya.

Masdiah keluarga di Ciamis sangat berharap agar kondisi kembali normal, agar bisa kembali berkumpul dengan lengkap bersama anak-anak dan suami.

“Harapannya kondisi segera membaik, agar kami dapat berkumpul kembali, selain itu agar tidak was-was karena suami di perantauan,” pungkasnya. (GaluhID/Ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Kelurahan Ciamis Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Terbatas

Berita Ciamis, galuh id - Kelurahan Ciamis menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hjiriah secara terbatas, di Aula Kelurahan Ciamis,...

PNS di Ciamis Positif Covid-19, 2 Kantor Instansi Ditutup 3 Hari

Berita Ciamis, galuh id - Dua PNS di Ciamis Positif Covid-19. PNS tersebut berasal dari dua instansi yang berbeda yakni Bappeda dan...

Pengusaha Muda Ciamis Salurkan 100 Lele Untuk Poktan Wanajaya

Berita Ciamis, galuh.id - Pengusaha muda Ciamis Arga Susyla Prayoga memberikan 100 lele untuk Kelompok Tani (Poktan) Wanajaya, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg,...

Temukan Kami

48,648FansSuka
214PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Kapan BSU Kemendikbud Cair? Siapkan Dokumen Berikut

Kapan BSU Kemendikbud cair? Pertanyaan ini kerap kali masyarakat lontarkan kepada pemerintah terutama para guru honorer yang sudah lama menunggu lama akan...

Iphone 12 Mini, Si Mungil yang Punya Spesifkasi Mumpuni

Iphone 12 Mini merupakan varian dari produk terbaru Iphone 12 yang ikut meramaikan jajaran smartphone pada tahun 2020. Ukurannya...

Login apb.kemdikbud.go.id, Bantuan untuk Pelaku Budaya dari Kemendikbud

Login apb.kemdikbud.go.id guna mendapatkan bantuan senilai Rp 1 Juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bulan November ini. Dalam...

9 Pelaku Pencabulan Anak di Tasikmalaya Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Kakek 6 Cucu

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Polisi menangkap 9 orang tersangka pelaku tindak pencabulan anak di Tasikmalaya tepatnya di Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Gaji Guru PPPK Setara dengan PNS, Berikut Ketentuannya

Gaji guru PPPK setara dengan PNS sudah menjadi ketentuan. Karena keduanya merupakan sama-sama pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Pemerintah...