Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021
BJB

Terkait Bansos di Ciamis, Pemda Diimbau Buat Data Presisi

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Pemda disarankan membuat data presisi di setiap desa agar penyaluran bansos kepada masyarakat dapat tepat sasaran.

Demikian Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jabar X, Agun Gunandjar Sudarsa ungkapkan Sabtu (24/4/2021) usai kegiatan wawasan kebangsaan 4 pilar di Ciamis.

Menurut Agun, saat ini pemda selalu menggunakan data dari BPS dalam hal penyaluran program bantuan baik itu PKH, Bansos, BPNT maupun BLT UMKM.

“Karena memang UU itu mengatur semua kementrian lembaga harus menggunakan data BPS,” katanya.

Namun lanjut Agun, sampai kapan pun kalau program bantuan sosial ini memakai data BPS, maka akan terjadi penyaluran yang tidak tepat.

Ia selalu berbicara di berbagai daerah, agar Bupati/Walikota maupun Gubernur segera membuat data presisi di setiap desa.

“Dan jadikan data presisi itu sebagai dasar perencanaan pembangunan. Putuskan dalam musrenbang,” ucapnya.

Agun menuturkan, pihaknya juga telah meminta kepada DPR agar segera menyempurnakan undang-undang tentang statistik data presisi.

Data BPS itu menjadi satu-satunya data untuk menyusun rencana pembangunan. Padahal hingga saat ini, tingkat akurasinya hanya lewat survei.

“Bukan berarti saya tidak percaya data BPS. Tapi saya lebih percaya kepada data presisi karena tingkat akurasinya mendekati 99%,” ucapnya.

Jadi, lanjut Agun, apa susahnya membuat data presisi, data tentang kependudukan Indonesia, dengan segala aspek kehidupannya.

Kemudian berapa jumlah warga desa, berapa jumlah laki-laki dan kalau perlu data juga masyarakat yang merokok itu berapa.

“Itu data presisi yang sangat bermanfaat untuk pengambilan kebijakan dan keputusan,” katanya.

Sehingga dengan data itu nantinya tidak ada lagi masyarakat berteriak kenapa tidak dapat bantuan.

Agun menambahkan, dalam data ini harus dengan cara menggunakan dana desa. Kemudian bersinergi dengan Kemendes dan Kemendagri atau Disdukcapil.

“Buat apa kita punya proyek e-KTP jika sampai saat ini ada selisih data, padahal data elektronik itu adalah salah satu sumber data yang bisa bermanfaat untuk umum,” pungkasnya. (GaluhID/Aldi)

Editor : Evi

 
 
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Temukan Kami

47,622FansSuka
244PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya