Kamis, 28 Januari 2021
Kamis, 28 Januari 2021
 
 

Tolak Undang-undang yang Dianggap Sengsarakan Rakyat, Mahasiswa Tasikmalaya Bergerak

Berita Tasikamalaya, galuh.id โ€“ Gelombang aksi memprotes berbagai Rancangan Undang-undang yang dianggap merugikan rakyat terus berlangsung, salah satunya yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (24/9/2019).

Sejumlah mahasiswa dari BEM Unsil, HMI, KAMMI, PMMI, KMRT, BEM Poltekes dan lainnya menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk menolah revisi UU KPK, RUU KUHP, dan RUU Pertanahan.

Massa aksi merangsek masuk dan menduduki ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, mereka langsung berhadapan dengan perwakilan anggota DPRD.

Agung Munandar, ketua aksi dari KAMMI, mengatakan, aksi yang diusung oleh Aliansi Mahasiswa Tasikmalaya tersebut, menuntut fakta integritas dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk menyampaikan aspirasi terkait revisi UU KPK.

“Kami sebagai anak muda khawatir ketika KPK sebagai lembaga independent dilemahkan,” tegasnya.

Mahasiswa lainnya, Yoga Ahmad Fauzi dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) menjelaskan, gerakan mahasiswa tersebut untuk menyikapi Rancangan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilai tergesa-gesa disahkan, padahal mencederai dan menyakiti rakyat.

“Undang-Undang KPK ini harus ditinjau ulang dan alhamdulillah semua sangat antusias untuk mengadakan melakukan aksi yang jauh di luar ekspektasi,โ€ jelasnya.

Selain revisi UU KPK, mahasiswa Tasikmalaya juga menolak RUU KUHP, dan RUU Pertanahan yang dinilai bisa menyengsarakan rakyat.

“Ke depan kami akan tetap pantau bersama kawan-kawan mahasiswa, itu satu suara ketika pemerintah tidak mendengar apa yang kami suarakan untuk kepentingan rakyat,โ€ pungkas Yoga.

Sementara BEM Poltekes yang diwakili Rifki, menatakan penolakan Undang-undang yang dikeluarkan presiden dan DPR RI telah mewakili keinginan rakyat. Karena itu diperlukan sikap tegas dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk menolak berbagai Undang-undang yang dapat menyengsarakan rakyat.

โ€œJika tidak ada ketegasan, maka mahasiswa se-Indonesia satu pikiran untuk menolak kebijakan-kebijakan yang dapat menyengsarakan rakyat,โ€ tegasnya. (GaluhID/AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Tertangkap Edarkan Sabu, 3 Pria di Tasikmalaya Masuk Penjara

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Polisi berhasil menciduk tiga pria edarkan sabu di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Sabtu (16/1/2021) lalu. Pelaku merupakan dua kelompok berbeda...

Polisi di Tasikmalaya Ciptakan Lagu Untuk Jokowi, Viral di Youtube

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Sebagai ungkapan rasa terima kasih, polisi di Tasikmalaya menciptakan lagu untuk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Polisi tersebut bernama Kompol Hidayatullah,...

Pemuda di Tasikmalaya Bawa Obat Keras Saat Operasi Yustisi

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Pemuda di Tasikmalaya kedapatan membawa obat keras saat berlangsung operasi yustisi, Kamis (21/1/2021). Dalam operasi oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya ini...

Temukan Kami

48,102FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya