Transformasi Banjar Menuju Kota Jasa dan Perdagangan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Selain itu Andi mengatakan, dalam RPJPD ini Pemerintah Kota Banjar masih memprioritaskan arah pembangunan pada potensi ekonomi.

Kemudian, selain memprioritaskan pembangunan pada potensi ekonomi, juga pada sumber daya alam yang ada.

“Pada konsep ini pembangunan akan menjadikan Kota Banjar sebagai kota jasa dan perdagangan atau commercial city,” katanya.

“Termasuk pengembangan kegiatan UMKM, jadi detailnya Banjar itu akan jadi kota jasa yang menjadi kota tujuan serta transit,” sambungnya.

- Advertisement -

Terkait isu tidak adanya visi Agropolitan dalam visi RPJPD 2024-2024 seperti yang Komisi III DPRD Kota Banjar tanyakan, Andi mengatakan bahwa konsep itu juga telah tercover dalam RPJPD 2025-2024.

“Meski dalam RPJMD 2025-2045 tidak disebutkan, tapi untuk Agropolitan sudah masuk dalam targetan sasaran pembangunan, ini masih dalam pembahasan, jadi belum final ya,” ujarnya. (GaluhID/Diana)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Sindangrasa Jadi Kampung Zakat Pertama di Ciamis, Dorong Gerakan Infak Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Ciamis meresmikan Kampung Zakat Masagi di Kelurahan Sindangrasa pada 30 Juni 2026, menjadikannya kampung zakat pertama di daerah tersebut. Bupati Ciamis menyatakan pengelolaan zakat memiliki potensi besar untuk pembangunan dan kesejahteraan sosial, sementara penghimpunan zakat meningkat dari Rp1-2 miliar menjadi Rp24 miliar pada 2024.

Artikel Terkait