Tukang Cukur Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Kota Banjar hingga Luka Parah

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Seorang tukang cukur bernama Jajang (28), warga Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal, Minggu (22/6/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.

Akibatnya, kening Jajang sobek lantaran dilempar botol hingga harus dijahit. Jari tangan dan pergelangan Jajang juga patah. Selain itu, punggung dan kaki Jajang luka akibat sabetan golok.

Peristiwa terjadi di kios pangkas rambut milik korban, sesaat setelah ia pulang memancing. Menurut Kapolsek Pataruman, AKP Hadi Winarso, sekelompok orang datang menggunakan puluhan sepeda motor dan langsung menyerang korban secara membabi buta.

“Korban dianiaya dengan senjata tajam, botol bekas minuman keras, dan bahkan ditabrak motor. Akibatnya, korban mengalami luka serius, termasuk jahitan di kening, patah jari dan pergelangan tangan, luka sabetan di punggung, dan cedera di kaki,” ungkap AKP Hadi.

- Advertisement -

Baca Juga: Sinergi Tangguh di Hari Bhayangkara ke-79: Polres Banjar, Pemkot, dan TNI Satukan Langkah Lewat Olahraga Bersama

Polisi telah membawa korban ke RSUD Kota Banjar untuk penanganan medis. Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian telah mengantongi identitas sejumlah pelaku.

“Korban dan pelaku diketahui saling mengenal. Kami masih mendalami motif penyerangan dan akan menindak tegas pelaku. Tidak ada yang kebal hukum,” tegas Kapolsek.

Istri korban, Susan (27), menuturkan bahwa saat kejadian, Jajang sedang berbincang dengan dua rekannya di kios. Tiba-tiba, sekelompok orang datang dan melemparkan botol ke arah mereka sebelum melakukan penyerangan.

- Advertisement -

“Penyerangan terjadi dua kali. Setelah di kios, mereka kembali menyerang suami saya di dekat rumah makan Padang. Beberapa pelaku membawa senjata tajam dan salah satunya menabrak suami saya dengan motor dua kali,” tutur Susan.

Saat ini kondisi Jajang telah membaik dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. “Silakan gunakan layanan darurat 110 untuk melapor bila terjadi situasi yang mengancam ketertiban dan keamanan,” pesannya. (Teja/GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Permudah Pelajar Miliki KTP-el, Disdukcapil Ciamis Luncurkan WASTU KANCANA

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan untuk menerapkan inovasi WASTU KANCANA. Program ini bertujuan memudahkan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, mendukung kelancaran Sistem Penerimaan Murid Baru 2026, dan meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar.

Artikel Terkait