oleh

Turnamen Rismajaya Cup, Camat Sebut Momen Kebangkitan Tim Voli Cihaurbeuti Ciamis

 
 

Cihaurbeuti, galuh.id – Bulan Oktober identik dengan bulannya para Pemuda. Bulan ini banyak aktivitas yang digerakkan oleh para pemuda menjelang 28 Oktober yang dikenal sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Seperti yang dilakukan oleh sejumlah pemuda di Dusun Sukajaya, Desa Sukahurip, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Rismajaya (Remaja Islam Asli Sukajaya) ini menggelar Turnamen bola voli Rismajaya Cup.

Rismajaya Cup diikuti oleh tim dari 3 kecamatan, yakni Kecamatan Cikoneng, Kecamatan Cihaurbeuti, dan Kecamatan Sindangkasih. Total ada 16 tim yang bertanding memperebutkan kejuaraan bola voli Rismajaya Cup.

Dimas Jatmika, ketua pelaksana turnamen, menuturkan gelaran Rismajaya Cup digelar mulai 6 Oktober sampai 6 November 2019.

“Total kita adakan selama satu bulan, turnamen ini kita gelar dalam rangka Hari Sumpah Pemuda,” kata Dimas dalam sambutannya pada pembukaan Turnamen Bola Voli Rismajaya Cup, Minggu (6/10/2019).

Menurutnya, turnamen bola voli di Dusun Sukajaya baru pertama kali digelar.

“Ada 16 tim yang bertanding, bukan hanya dari Cihaurbeuti saja, namun juga ada 1 tim dari Kecamatan Sindangkasih, dan 2 tim dari kecamatan Cikoneng,” katanya.

Sementara Kepala Desa Sukahurip, Rohmanudin, SH, menitipkan masalah keamanan kepada panitia pelaksana juga kepada peserta.

Dia menyebut, Turnamen Bola Voli Rismajaya Cup sebagai uji nyali, lantaran baru pertama digelar.

“Jika sudah masuk semi final, jika ada keributan bisa jadi kompetisi dihentikan, karena itu ini merupakan uji nyali bagi panitia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Camat Cihaurbeuti, Asep Khalid Fajari S.Ip, mengungkapkan, kompetisi bola voli seperti yang digelar para pemuda Dusun Sukmajaya ini, harus dijadikan momentum kebangkitan tim voli di Kecamatan Cihaurbeuti.

Dia juga menyebut gelaran Bupati Cup 2019 yang mempertemukan tim-tim bola voli seluruh Kecamatan di Kabupaten Ciamis.

“Saat Bupati Cup itu, tim kita cuma main sekali, karena itu turnamen seperti ini harus dijadikan momentum kebangkitan bola voli di Cihaurbeuti, kalau olahraga lainnya, kita Insya Allah bisa bersaing,” katanya.

Berbeda dengan Bola Voli yang kekurangan atlet, olahraga lainnya di Kecamatan Cihaurbeuti disebutnya bisa bersaing dengan kecamatan-kecamatan lainnya.

Asep mencontohkan salah satu desa di Cihaurbeuti yang memiliki Lapang Mini Soccer. “Dengan adanya fasilitas seperti itu bisa lahir atlet-atlet berprestasi, begitupun dengan turnamen-turnamen seperti ini, kita bisa mencari bibit unggul pemain voli asli Cihaurbeuti,” jelasnya.

Nantinya, kata dia, bibit pemain voli asli Cihaurbeuti ini bisa dibina untuk menghadapi event-event di level kabupaten.

“Kalau ada kompetisi seperti ini berarti ajang pembinaan bibit-bibit pemain voli, sehingga ketika ada event di level kabupaten, kita bisa menggunakan pemain asli Cihaurbeuti,” katanya.

Turnamen bola voli Rismajaya Cup dibuka secara simbolis oleh Camat Cihaurbeuti dengan servis pertama. Selain itu, juga digelar pertandingan pertama antara tim Aliyah Cikoneng berhadapan dengan tim Bapetrak dari Cihaurbeuti. (GaluhID/Ndu)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA