Sabtu, 19 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
BJB

Pecahan Uang Rp 75.000 Dirilis Bank Indonesia, Begini Cara Dapatnya!

spot_img

Pecahan uang Rp 75.000 dirilis oleh Bank Indonesia untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia di tahun 2020 ini. Uang ini termasuk limited edition karena hanya dicetak 75 juta lembar saja di Indonesia.

Baca Juga: Lomba Menatap Foto Mantan Meriahkan Agustusan 2020

Gambar Soekarno dan Hatta yang tersenyum, di bawahnya kereta api serta latar belakang pengibaran bendera merah putih. Untuk gambar belakangnya ada 9 anak yang mengenakan pakaian adat khas Indonesia dengan latar peta Indonesia dan sebuah satelit.

Uang Rp 75.000 Dirilis Bank Indonesia

Destry Damayanti, Gubernur Senior Bank Indonesia mengonfirmasi perilisan uang tersebut. Dengan konfirmasi ini maka simpang siur mengenai desain uang baru ini terjawab sudah.

Banyak rumor mengatakan bahwa Uang Rp 75.000 yang baru ini akan memiliki gambar presiden keempat Abdurrahman Wahid. Namun itu hanyalah rumor, Bank Indonesia telah mengkonfirmasi bahwa uang tersebut bergambar Soekarno dan Hatta.

Bukan kali pertama Pecahan Khusus Kemerdekaan

Uang RP 75.000 ini bukan kali pertama dirilis oleh Bank Indonesia untuk memperingati hari jadi kemerdekaan Indonesia. Bank Indonesia memang memiliki agenda untuk membuat pecahan khusus setiap 25 tahun sekali.

Bank Indonesia pernah merilis uang koin yang terbuat dari emas pada tahun 1995 untuk memperingati 50 tahun kemerdekaan Indonesia. Pada tahun itu dibuat uang koin senilai Rp 850.000 dan Rp 300.000 .

Koin Rp 350.000 itu memiliki gambar presiden RI ke 2 yaitu Soeharto, dan bagian belakangnya beliau saat diwawancara. Tak ketinggalan tulisan 50 tahun RI pun ada disana dilengkapi dengan 50 butir padi mengelilingi foto beliau.

Tak hanya uang RP 75.000 saja yang membuat khusus kemerdekaan Indonesia ini. BI Juga pernah merilis pecahan RP 850.000 dengan lambang negara Garuda.

Garuda tersebut dikelilingi oleh 50 bintang tak ketinggalan nama Bank Indonesia serta tahun pembuatan ada disana. Kedua uang ini dibuat dari emas 23 karat dan memiliki berat 17 gram dengan diameter 25mm.

Acara Peluncuran Uang Baru

Uang RP 75.000 ini diluncurkan Bank Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 11.15 WIB di Youtube. Banyak yang menghadiri acara launching ini tentunya melalui media video call.

Staf TNI, OJK, LPS, Gubernur hingga seluruh anggota komisi 11 DPR republik Indonesia menyaksikan acara ini. Menteri keuangan Sri Mulyani pun menghadiri acara tersebut dan mengesahkannya.

Acara launching uang RP 75.000 ini berlangsung sekitar 45 menit saja di media Youtube ini. Acara ini dibuka dari sambutan menteri keuangan Republik Indonesia yaitu Sri Mulyani.

Beliau memberikan sambutan bahwa uang ini adalah bentuk untuk mensyukuri nikmat akan kemerdekaan Indonesia. Beliau juga mengungkapkan bahwa hadirnya uang ini untuk memperteguh kembali kebhinekaan Indonesia.

Secara simbolis gubernur Bank Indonesia Ferry Warjio dan Sri Mulyani menyerahkan uang pecahan baru ini kepada keluarga sang proklamator. Guntur Soekarno Putra dan Meutia Hatta diberi uang ini secara simbolis.

Cara mendapatkan Uang Rp 75.000

Untuk mendapatkan uang ini masyarakat bisa melakukan penukaran dengan mekanisme khusus. Lalu bagaimana mekanisme tersebut? Berikut ulasannya.

  • Hal pertama yang harus Anda miliki hanyalah KTP Elektronik.
  • Daftar di aplikasi PINTAR atau website pintar.bi.go.id.
  • Masukkan nama provinsi Anda dan kota Anda.
  • Masukkan tanggal pesanan Anda.
  • Pilih pesan.
  • Anda akan diarahkan untuk memilih jam yang disediakan.
  • pilih lanjutkan.
  • Setelah mendaftar Anda kana diberi tahu lokasi dan waktu penukaran.
  • Anda bisa mendatangi kantor yang dipilih tadi dan jangan lupa bawa KTP elektronik Anda.

Karena membludaknya pemesanan ini terkadang jadwal mungkin akan penuh maka Anda bisa mencari tanggal lainnya. Hingga berita ini diturunkan penukaran sementara dimulai tanggal 17 Agustus hingga 2 September 2020.

Ada kemungkinan uang RP 75.000 ini akan diperpanjang kembali untuk penukaran demi kepuasan masyarakat Indonesia. Namun untuk pastinya bisa kita tunggu pernyataan dari Bank Indonesia. (GaluhID/Putra)

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan