Sabtu, 19 Juni 2021
Sabtu, 19 Juni 2021
BJB

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Ciamis Ditargetkan April 2021

spot_img

Berita Ciamis, galuh.id – Vaksinasi Covid-19 tahap 2 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rencananya pada pertengahan atau akhir bulan April 2021.

Untuk vaksninasi tahap kedua ini sasarannya kepada masyarakat luas sesuai dengan ketentuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Ciamis, dr Bayu Yudiawan, mengungkapkan total kebutuhan vaksin untuk nakes Kabupaten Ciamis adalah sebanyak 7.684 vial.

”Sedangkan untuk masyarakat lainnya sebanyak 1.705.902 vial vaksin,” ucapnya, Senin (1/2/2021).

Lebih lanjut Bayu menjelaskan, sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Ciamis yaitu tenaga kesehatan berjumlah 3.842 orang, pelayan publik 39.050 orang.

Kemudian, masyarakat rentan 369.843 orang yang masyarakat umum 143.222 orang dan masyarakat rentan lainnya (lansia) 172.893 orang.

Maksud dari masyarakat rentan yaitu selain lansia di atas 60 tahun, memiliki penyakit diabetes yang tidak terkontrol, hipertensi yang tidak terkontrol.

Selain itu, ibu hamil, ibu menyusui, sedang terkonfirmasi Covid-19 atau pernah terkena virus Corona.

Daftar Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Ciamis Cara Manual

Untuk teknis pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, kata Bayu, dapat mendaftar langsung kepada tenaga kesehatan dengan tidak menggunakan aplikasi.

”Karena menggunakan aplikasi anggapannya kurang efektif. Sehingga masyarakat dapat mendaftarkan diri secara manual. Baik secara aktif maupun pasif,” ucapnya.

Bayu menjelaskan, secara pasif yaitu melihat dari segi tenaga kesehatannya. Sedangkan secara aktif, menunggu masyarakat yang datang langsung ke tenaga kesehatan.

”Dengan mendatangi Puskesmas terdekat untuk cek SOP-nya,” ujarnya.

Adapun jenis vaksin pada tahap kedua nanti terdapat sedikit perbedaan dari segi kemasannya. Namun dalam segi keamanannya akan tetap sama.

Untuk usia di atas 60 tahun, ada vaksin khusus yakni Pfizer. Vaksin itu lebih canggih dan lebih kekinian. Pembuatanya pun bukan dari virus yang dimatikan, tapi dari rekayasa genetik.

Menurut Bayu, perlu waktu cukup lama untuk mendapatkan vaksin tersebut karena terkendala sarana distribusi. Untuk vaksin Pfizer harus tetap dalam suhu minus 80 derajat Celcius.

”Sehingga kalau memaksakan khawatir dapat rusak dalam perjalanan. Di provinsi pun sampai saat ini belum tersedia,” katanya.

Bayu menambahkan, semakin cepat mencapai 70 persen target vaksinasi, maka akan lebih cepat pula terbentuknya herd immunity dan dapat merdeka dari Covid-19. (GaluhID/Evi)

Editor : Evi

 
 
Loading...

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
253PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan