Ciamis, galuh.id – Korban dugaan aksi begal di Cigayam, Kecamatan Banjaranyar kabupaten Ciamis menyampaikan kronologi kejadian yang menimpanya. Korban merupakan warga Desa Banjaranyar bernama Uus.
Secara langsung, galuh.id berkesempatan mewawancarai korban dugaan pembegalan itu.
Kata Uus, saat itu ia tengah mengendarai motor matic dari arah Banjarsari menuju Desa Banjaranyar.
Di perjalanan, ia melihat ada yang membuntuti seorang pria menggunakan motor matic.
“Ketika saya berhenti di jembatan, yang membuntuti juga ikut berhenti,” ucapnya.
Lalu lanjut Uus, ia kembali meneruskan perjalanan dan orang itu pun kembali mengikutinya.
“Lalu saya berhenti lagi karena nunggu suami. Berhentinya dekat rumah Bidan Nemi Desa Cigayam,” ungkapnya.
Tiba-tiba orang yang tidak ia kenal itu sudah berada di depannya sambil meminta uang. Tetapi ia bertahan tidak memberikannya.
Kemudian ia ke rumah warga bernama Ajat Briling sambil menceritakan bahwa ia menjadi korban begal di Cigayam.
Ketika datang suaminya, ia menceritakan lagi kejadian tersebut. Kebetulan orang yang meminta uang itu tengah makan di sebuah warung yang ada di pasar Cigayam.
Oleh suaminya, lantas pria tersebut ditanya dan diminta keluar dari warung. Kemudian pria tersebut pun keluar.
“Kemudian suami saya menghubungi Kuwu Banjaranyar. Tidak lama Kuwu datang. Tapi tiba-tiba pria itu menampar Kuwu, dan suami saya juga kena cakar lehernya yang akhirnya terjadilah keributan. Lantas warga pun berdatangan,” jelasnya.
Informasi yang beredar bahwa pria yang dugaan begal itu kondisi kejiwaannya tidak sehat atau stres.
Dari KTPnya, terduga pelaku merupakan warga Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican Ciamis.
Berita sebelumnya, seorang pria dugaan pelaku begal di Cigayam Banjaranyar dihajar massa. Terduga pun berhasil polisi amankan dari amukan massa.
Terduga begal itu saat ini sudah mendekam di sel jeruji Polsek Banjarsari. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
