Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Warga Tuntut Pembayaran Lahan yang Terdampak Proyek Bendungan Leuwi Keris

Berita Ciamis, galuh.id – Masyarakat pemilik lahan yang terdampak mega proyek bendungan Leuwi Keris sungai Citanduy berencana akan melakukan aksi, pada hari ini, Rabu (11/03/2020).

Hal itu menyusul kekecewaan para pemilik lahan atas uang ganti rugi pembebasan lahan yang tak kunjung dibayar oleh pemerintah pusat.

Ketua Forum Pengawasan Dampak Pembangunan Waduk dan Bendungan, Anwar Solihin, mengatakan, lahan seluas 7 hektar milik warga desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing yang terdampak, belum dibayar pemerintah.

Lahan seluas 7 hektare tersebut milik 35 orang warga desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing dengan jumlah 42 bidang.

Pihaknya mengaku sudah bosan menunggu realisasi pembayaran ganti rugi pembebasan lahan yang terdampak mega proyek pembangunan bendungan Leuwi Keris.

Pihaknya berencana akan melakukan aksi dan mendatangi DPRD Ciamis untuk audensi dengan pihak terkait yang mengurusi masalah Bendungan Leuwi Keris.

“Kami tuntut realisasi pembayaran ganti rugi lahan kami yang terdampak pembangunan bendungan sungai Citanduy,” beber Anwar. Selasa (10/03/2020).

Menurutnya, masyarakat khawatir lahan mereka tidak dibayar, sedangkan pembangunan bendungan Leuwi Keris itu masih terus berjalan.

“Itu bendungan kan masih jalan dibangun di Ciamis dan Tasik,” ujarnya.

Kata Anwar, harusnya lahan warga yang terdampak itu dibayar pada tahap pertama akhir tahun 2016 lalu.

Namun hingga kini pemerintah pusat belum juga membayar. Bahkan, kini kondisi lahan milik warga sudah rusak dipakai akses proyek.

Lantaran kecewa karena tak juga dibayar. Masyarakat pemilik lahan di Desa Ciharalang, kini menutup akses jalan menuju Proyek Bendungan Leuwi Keris.

“Sebelum pemerintah bayar ganti rugi lahan, akses jalan akan terus kami tutup” tegasnya.

Sementara itu, warga terdampak lainnya di Desa Handapherang, Cigembor, Benteng dan Linggasari, pun turut mempertanyakan kejelasan pembayaran untuk lahan genangan bendungan kepada pihak terkait (BBWS dan BPN).

Pasalnya, dari akhir tahun 2017 hingga pertengahan tahun 2018, janji pemerintah untuk segera membayar lahan warga tak kunjung terealisasi dengan alasan pemberkasan belum beres.

“Harus jelas ini, kapan kami akan dibayar. Kami juga ingin ada kesepakatan hitam diatas putih,” tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya pun meminta bantuan kepada pemkab Kabupaten Ciamis. Hal itu baik eksekutif maupun legislatif, agar bisa mendampingi warga yang terdampak Bendungan Leuwi Keris sungai Citanduy.

“Kami minta bantuan pemkab agar warga tidak dirugikan dengan adanya pembanguan bendungan Leuwi Keris ini,” pungkas Anwar. (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.