Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020
 
 

3 Kelas BPJS Kesehatan Akan Dihapus, Diganti Jadi Satu Kelas

Berita Nasional, galuh.id – Pemerintah Indonesia akan menghapus skema kelas kepesertaan program jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan mulai tahun 2021. Sebagai gantinya, akan disediakan kelas standar bagi peserta mandiri BPJS.

Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien mengatakan, skema penghapusan kelas ini akan dilakukan secara bertahap karena prosesnya memakan waktu.

Sebagai langkah awal, pemerintah baru akan menetapkan dua kelas standar yang secara perlahan akan dilebur menjadi satu kelas.

Mulanya akan dilakukan dengan memangkas salah satu kelas. Sehingga tersisa dua kelas pada tahun depan.

Kemudian pada tahun berikutnya, dilakukan lagi pengurangan hingga menjadi satu kelas saja.

“Ke depan, nantinya hanya akan ada satu kelas, ini akan dilakukan secara bertahap,” ujar Muttaqien, di laman CNN, Kamis (21/5/2020).

Kesamaan Pelayanan

Muttaqien juga mengatakan, tujuan pemerintah menyiapkan kelas standar agar tercipta kesamaan pelayanan antar peserta.

Kendati begitu, dia belum dapat memberikan informasi besarnya iuran yang akan dipatok untuk kelas tersebut. Sebab, rencana ini masih belum final.

Namun dia memberikan sedikit bocoran terkait penghapusan kelas tersebut. Pertama, hasil evaluasi 11 kriteria yang digunakan pemerintah untuk menetapkan tarif iuran.

Kedua, dampak penghapusan kelas ke tarif pelayanan rumah sakit. Sebab, jika berubah kelas, maka akan ada perubahan di iuran.

Mutaqqien juga menuturkan, perubahan skema kepesertaan BPJS Kesehatan itu muncul menyusul persoalan defisit yang terus menggerogoti perusahaan peralihan PT Askes itu.

Sebab, dari 3 kelas yang ditawarkan pemerintah, masyarakat cenderung lebih memilih kelas dengan biaya iuran termurah, yakni kelas III.

Alhasil, turun kelas kepesertaan kerap ditemukan ketika iuran BPJS Kesehatan dinaikan. Hal ini membuat peserta mandiri kelas III membludak. Sementara peserta kelas I dan II menurun.

“Jadi nanti semua kelas bayar sama. Tak ada perbedaan. Semua kelas mendapat pelayanan sama,” terang Muttaqien.

Namun, jika peserta ingin mendapatkan penanganan yang lebih dari rumah sakit, maka ada opsi penambahan biaya yang dibebankan ke peserta.

Peserta yang menginginkan kelas yang lebih tinggi dari haknya (kelas standar) dapat mengikuti asuransi kesehatan tambahan.

Selain itu, peserta juga dapat membayar sendiri selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS dengan biaya yang harus dibayar akibat peningkatan kelas perawatan. (GaluhID/Evi)

Loading...

Artikel Terkait

Kepesertaan Prakerja Dicabut, Masih Bolehkah Daftar?

Jika kepesertaan Prakerja dicabut, masih bolehkah mendaftar lagi? Ini menjadi pertanyaan banyak orang. Apalagi Manajemen Kartu Prakerja menyatakan gelombang...

Umrah Dibuka Kembali, Apakah Berlaku Juga Bagi WNI?

Umrah dibuka kembali? Apakah warga Indonesia sudah bisa kembali menjalankan ibadah di tanah suci ini? Bagi umat Islam, mengunjungi...

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Akankah Dibuka?

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 pasti menjadi pertanyaan banyak orang. Pasalnya, masih banyak para pendaftar yang tidak lolos evaluasi di gelombang-gelombang sebelumnya.

Temukan Kami

48,723FansSuka
189PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Pemkab Ciamis Menata Pelembagaan dan SOTK Perangkat Daerah

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ciamis menggelar kegiatan penataan pelembagaan dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK Perangkat Daerah...

Liga 1 dan Liga 2 Ditunda Sampai November 2020

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI telah mengumumkan kalau kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda hingga bulan November 2020. Hal ini dikarenakan...

Update Level Kewaspadaan Covid-19, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Berita Jabar, galuh.id – Sebanyak 5 daerah di Jabar masuk zona merah. Hal itu disampaikan Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan...

Tanaman Janda Bolong Termahal, Bagaimana Cara Merawatnya?

Tanaman Janda Bolong termahal ini sedang dibicarakan oleh banyak orang. Pada media sosial, sejumlah netizen tak henti membagikan foto Janda Bolong melalui...

Kepesertaan Prakerja Dicabut, Masih Bolehkah Daftar?

Jika kepesertaan Prakerja dicabut, masih bolehkah mendaftar lagi? Ini menjadi pertanyaan banyak orang. Apalagi Manajemen Kartu Prakerja menyatakan gelombang...