Askab PSSI Ciamis Arahkan SSB Latih Teknik Anak Usia Dini

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Askab PSSI Ciamis menggelar Workshop Sekolah Sepak Bola (SSB) Galuh Ciamis dan sosialisasi kurikulum filanesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus SMK Muhammadiyah 2 Kecamatan Banjarsari Ciamis, Jawa Barat, pada hari Sabtu (29/5/2021).

Ketua penyelenggara Atik Rohman, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningakatkan atau membangun mutu persepakbolaan di Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan manajemen organisasi yang berorientasi menuju persepakbolaan Kabupaten Ciamis yang lebih baik dan maju.

- Advertisement -

“Peserta workshop ada 40 orang. Seluruh peserta dari SSB Kabupaten Ciamis,” kata Atik.

Pada kegiatan tersebut lanjutnya, seluruh peserta diberikan pembinaan sekolah persepakbolaan.

Seperti tata cara melatih anak yang lebih baik. Kemudian teknik-teknik lain yang perlu untuk anak usia dini terapkan.

“Pematerinya dari Askab PSSI Ciamis dan dari Disbudpora Ciamis,” terang Atik.

- Advertisement -

Pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Ciamis yang telah mendukung dan memfasilitasi workshop ini sehingga kegiatan berjalan lancar.

Ketua Askab PSSI Ciamis Heri Rafni, berharap dengan gelaran workshop ini persepakbolaan di Ciamis bisa lebih meningkat ke arah yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan dengan acara ini upaya untuk memperbaiki sistem pembinaan dari mulai usia dini bisa tercapai,” harapnya.

Upaya Perbaikan Managerial SSB dan Kepelatihan

Lanjut Heri menuturkan, di Ciamis saat ini telah bermunculan SSB. Ketika tidak menatanya dengan baik, kemungkinan hasilnya juga tidak akan baik.

“Makanya hari ini kita berupaya untuk memperbaiki tatanan itu,” ucap Heri.

Menurutnya, kebanyakan teman-teman di daerah hanya melatih, namun tidak menyertai dengan managerial SSB yang baik sehingga perlu sentuhan.

Karena ketika managerial tidak baik, kemungkinan SSB-nya akan bubar atau pesertanya sedikit.

Tetapi, ketika managerialnya baik dan kepelatihan dari sisi materinya baik, akan timbul kepercayaan orang tua untuk menitipkan anaknya di SSB.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini, pengelolaan SSB lebih bagus dan pelatihan untuk usia dini semakin baik dan terarah.

“Sehingga nanti akan bermunculan pemain-pemain yang luar biasa di Ciamis,” ujarnya.

Lanjutnya, SSB yang sudah terdaftar di Kabupaten Ciamis sebanyak 36 sekolah. Namun masih banyak yang belum terdaftar yang bermunculan begitu saja.

Sebenarnya kata Heri, persyaratan sebuah SSB itu pelatihnya harus bersertifikat, punya sekretariat dan managerial.

Kalau pihaknya persyaratkan semua itu, kemungkinan tidak akan ada SSB. “Makanya kita biarkan muncul dulu. Ke depannya akan kita pakai standarisasi,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Polisi Masuk Kampus SMAN 2 Banjarsari, 373 Siswa Baru Dibekali Penyuluhan Hukum Saat MPLS

Ratusan siswa SMAN 2 Banjarsari mengikuti penyuluhan oleh Polsek Banjarsari selama MPLS 2026-2027, pada 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran hukum, dengan materi tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan tertib berlalu lintas, serta menjamin pendidikan yang aman dan nyaman.

Artikel Terkait