Ciamis, galuh.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis pada Jumat (18/4/2025) menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur di 3 desa.
BPBD Kabupaten Ciamis bersama unsur terkait telah melakukan upaya tanggap darurat sejak menerima laporan pertama.
Hujan deras yang mengguyur sejak sore hari mengakibatkan meluapnya Sungai Citalahab, sehingga merendam rumah warga di Dusun Cisaar, Desa Kertahayu.
Kejadian terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Sebanyak satu rumah milik Sulasno (1 KK, 4 Jiwa) terendam, sementara satu rumah milik Kusnadi (1 KK, 3 Jiwa) dalam kondisi terancam.
“Kami langsung berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan mengevakuasi warga terdampak dengan bantuan relawan menggunakan perahu karet,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani.
Saat ini, kondisi air mulai surut dan warga atas nama Kusnadi telah mengungsi ke Kantor Desa Kertahayu.
Penanganan Banjir di 3 Desa, Warga Diimbau Waspada Bencana
Sebelumnya, pada pukul 16.30 WIB, banjir juga terjadi di Dusun Sambungjaya, Desa Sukahurip akibat jebolnya tanggul Cigintung yang dialiri anak Sungai Citalahab.
Sebanyak 4 rumah warga (4 KK, 12 Jiwa) terendam banjir, 5 hektare lahan pertanian ikut terdampak, dan 77 rumah lainnya terancam banjir di dua RT berbeda.
“Selain pendataan korban terdampak, BPBD bersama BBWS Citanduy juga telah mendistribusikan karung untuk penanganan darurat tanggul jebol,” tambah Ani.
Di waktu yang hampir bersamaan, angin kencang dan hujan deras melanda Desa Jalatrang sekitar pukul 18.00 WIB.
Enam rumah rusak akibat pohon tumbang dan atap rumah yang beterbangan. Satu keluarga atas nama Ujang G (1 KK, 4 Jiwa) terpaksa mengungsi ke rumah keluarga.
“Penanganan pohon tumbang secara gotong royong dengan bantuan Damkar Ciamis, relawan, dan warga. Rencana tindak lanjut juga akan dilakukan pada Sabtu 19 April 2025,” jelas Ani.
BPBD Ciamis melakukan penangan cepat terhadap bencana banjir yang melanda 3 desa dampak cuaca ekstrem.
Selain itu, juga terus memantau perkembangan cuaca dan potensi bencana di wilayah Kabupaten Ciamis.
BPBD meminta warga tetap waspada dan melaporkan setiap kejadian kepada PUSDALOPS BPBD melalui call center. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
