Ciamis, galuh.id – Banjir rendam ratusan rumah dan puluhan hektare sawah di Ciamis dampak hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (20/5/2025) malam.
Hujan deras menyebabkan debit Sungai Citanduy meningkat drastis hingga mengakibatkan banjir di Desa Kertaraharja Panumbangan Ciamis, Rabu (21/5/2025) pukul 06.30 WIB.
Berdasarkan laporan dari BPBD Ciamis, sebanyak 226 rumah dengan total 671 jiwa terdampak banjir di tiga dusun, yaitu Dusun Panoongan, Cikopeng, dan Sukapulang Wetan. Tinggi muka air (TMA) tercatat mencapai antara 30 hingga 100 sentimeter.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, hingga saat ini tidak ada korban jiwa, dan pihaknya bersama aparat setempat masih melakukan pemantauan serta pendataan warga terdampak.
“Kami langsung melakukan kaji cepat di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat desa. Kami juga sudah mendirikan dapur umum di Balai Desa Kertaraharja untuk kebutuhan logistik warga,” ujarnya.
Selain rumah, banjir juga rendam lahan pertanian di beberapa desa sekitar. Total sekitar 85 hektare sawah terdampak. Meliputi wilayah Panumbangan, Tanjungmulya, Sukakerta, Kertaraharja, dan Medanglayang.
Tanaman padi di Desa Sukasetia juga dilaporkan terendam, dengan berbagai tingkat usia tanam, mulai dari 3 hingga 45 hari. Saat ini, cuaca di wilayah terdampak masih mengalami hujan ringan.
Petugas BPBD telah menghimbau warga untuk siaga jika terjadi kenaikan debit air lanjutan. Tempat evakuasi di siapkan di Madrasah Nurul Hasanah. Kemudian penyedotan air di rumah warga sedang berlangsung menggunakan pompa air.
“Besok Kamis, kami akan menggelar rapat koordinasi penanganan bencana banjir bersama Bupati Ciamis dan Kepala BBWS Citanduy di Balai Desa Kertaraharja,” tambah Ani.
Air bersih juga menjadi kebutuhan mendesak, meskipun satu unit hydrant berkapasitas 3.000 liter telah tersedia di lokasi. BPBD Ciamis terus memantau perkembangan dan siap melakukan langkah lanjutan untuk penanganan pasca banjir. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
