Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Balai Pelestarian Cagar Budaya Akan Teliti Batu Susun di Ciamis

Ciamis, galuh.id – Penemuan batu susun di Ciamis yang diduga peninggalan bersejarah mirip candi menjadi perbicangan hangat di media sosial.

Setelah dilakukan pengecekan oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, pendataan pun langsung dilakukan.

“Setelah kami melakukan pengecekan dan pendataan, kami langsung berkomunikasi dengan balai arkeolog Bandung,” Ujar Erwan kepada Galuh ID, Minggu (19/1/2020).

Batu Susun di Ciamis Akan di Teliti

Erwan mengatakan Balai Pelestarian Cagar Budaya Serang Banten akan hadir ke Ciamis. “Namun untuk waktunya belum tahu, katanya sih sekalian mau ada pembinaan juru pelihara cagar budaya di Ciamis,” tuturnya.

Hal tersebut, kata Erwan untuk melakukan penelitian terhadap batu susun mirip candi yang terletak di Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis. Lokasi tersebut tidak jauh dari Situs Asatana gede yang terletak di Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

“Saya akan ke Bandung untuk melakukan koordinasi ke Balai Arkeolog,” katanya.

Menurutnya, Disbudpora akan terus berupaya untuk memastikan apakah batu susun tersebut peningalan sejarah atau bukan.

“Jadi sabar dulu kami akan berkordinasi  dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya, setelah nantinya diketahui bahwa batu susun peninggalan sejarah, ini akan dijadikan lokasi wisata sejarah Ciamis,” tuturnya.

Sebelumnya batu susun tersebut sudah sejak lama diketahui warga Desa Selasari, Kecamatan Kawali dan Desa Sukaharja, Kecamatan Lumbung.

Batu tersebut diduga merupakan peninggalan zaman dulu yang memiliki nilai sejarah yang cukup panjang.

Setelah melakukan penelusuran, Erwan Darmawan, kepala Disbudpora memastikan Batu Bersusun ini memiliki panjang 20 meter, tinggi 15 meter, dan di atasnya sekitar 30 meter.

Menurut Erwan, terlepas apakah Batu Susun tersebut merupakan situs sejarah atau hanya bentukan alam, tapi yang pasti batu susun ini unik.

Erwan juga berpesan kepada warga masyarakat untuk senantiasa menjaga lokasi tersebut, agar tidak dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu, Erwan menyampaikan bila ada yang ingin berkunjung ke lokasi, maka harus diantar oleh masyarakat sekitar.

Hal itu juga sekaligus upaya untuk menjaga dari oknum jahil yang bisa merusak batu susun tersebut. “Kecuali hanya untuk swafoto boleh saja, itu boleh,” tegasnya. (GaluhID/Arul)

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...