Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021
spot_img

Bayern Leverkusen Bertemu Inter, Mampukah Moussa Diaby Patahkan Ambisi il Nerrazzurri?

Berita Olahraga, galuh.id – Bayern Leverkusen menantang Inter Milan di babak perempat final Europa League. Pertandingan tersebut akan berlangsung pada 11 Agustus mendatang, bertempat di Esprit Arena, Jerman.

Tim Asal Jerman tersebut melenggang ke babak perempat final setelah melumpuhkan Glasgow Rangers pada pertemuan leg kedua dengan skor 1-0. Bayern menang dengan total agregat 4-1, pada Jum’at (07/08/2020) dini hari tadi di Bay Arena.

Kemenangan tim besutan Peter Bosz di leg kedua ini tidak terlepas dari penampilan gemilang Moussa Diaby, si wonderkid asal Perancis.

Gol tunggal pemain yang masih berumur 21 tahun di gawang kiper Glasgow, Allan McGregor tersebut menumbangkan semangat para Glaswegians. Alhasil Rangers gagal menebus ketertinggalan skor 3-1 di leg pertama.

Sepanjang jalannya kompetisi, Rangers bermain tidak benar-benar menganggu tim Bundesliga yang seharusnya bisa menang dengan selisih lebih besar.

Lantaran salah seorang playmaker skuad Bayern Leverkusen, Kai Havertz tidak bermain seperti biasanya.

Dia yang telah lama dikaitkan dengan kepindahannya di musim panas ini dibanderol seharga 100 juta euro. Namun, Havertz tampil mengecewakan saat menghadapi Rangers.

Penampilan yang tidak sesuai dengan harga transfer, menyebabkan ketumpulan di lini tengah. Sehingga membuat skuad Neverkusen harus puas dengan skor 1-0.

Sementara itu, sosok Diaby merupakan ancaman saat pertandingan Bayern melawan Rangers.

Dilansir dalam Opta Sports, Wonderkid asal Perancis ini sering dibandingkan dengan pemain sayap legendaris Belanda Arjen Robben.

Dalam upayanya mencetak gol ke gawang Rangers, dia berhasil menyelesaikan umpan Charles Aránguiz yang tepat waktu pada awal babak kedua. Ini adalah hit profesional pertama di panggung internasional.

Bergabung dari Paris Saint-Germain musim panas lalu, penampilannya tersebut merupakan penampilan yang keenam di Eropa.

Sementara Bosz, sang pelatih tentu mengharapkan penampilan yang lebih baik lagi. Energi yang masih segar merupakan modal Moussa. Sebagai mimpi buruk Inter Milan menjelang pertandingan Europa League selanjutnya.

Pemain Andal Lainnya dari Bayern Leverkusen

Florian Wirtz sebagai penerus Kai Havertz di posisi playmaker bisa jadi ancaman serius bagi Inter Milan.
Bagi Florian Wirtz, yang mulai bergabung pada 17 Mei, dirinya memainkan pertandingan dengan ketenangan yang baik. Sebuah prestasi tersendiri bagi seorang pesepakbola muda.

Pemain asli Pulheim itu bermain apik di belakang penyerang tengah, Kevin Volland. Meskipun posisi murninya di sayap, dia digadang-gadang bisa menjadi penerus internal Havertz.

Nalurinya untuk bergerak dengan bola tidak pernah meninggalkannya saat dia menyelesaikan lebih banyak take-ons dalam permainan ini. Dengan kondisi yang on-fire, Bayern Leverkusen bisa memberi kejutan bagi Inter.

Sementara itu, Peter Bosz menyatakan bahwa kemenangan ini sangat penting bagi timnya. Lantaran tim asal Jerman itu terakhir kali mencapai perempat final europa league sekitar 12 tahun yang lalu.

Bosz, telah menyiapkan timnya dengan baik. Dengan pertandingan Bayern atas Rangers yang memiliki statistik dominan. Tercatat 15 tembakan ke gawang dan menguasai 65% penguasaan bola membuat mereka percaya diri.

Pada pertemuan selanjutnya menghadapi Inter Milan, mampukah Bayern Leverkusen mematahkan label ‘Neverkusen’ dan meredam ambisi Nerrazzuri? (GaluhID/Maulana)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
274PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan