Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Begini Kronologis Siswi SMP Dibunuh Ayah Kandungnya Lantaran Uang Studi Tour

Berita Tasikmalaya, galuh.id – Detik-detik pembunuhan yang dilakukan oleh ayah kandung seorang siswi SMPN 6 Tasikmalaya terlihat jelas dalam reka ulang yang digelar Polres Tasikmalaya Kota.

Korban Ditemukan di Gorong-gorong

Pembunuhan tersebut menimpa Delis Sulistina (13) siswi SMPN 6 Tasikmalaya yang tewas dibunuh ayah kandungnya sendiri, BR (45).

Delis Sulistina ditemukan oleh warga, sudah dalam kondisi membusuk di dalam gorong-gorong depan SMPN 6 Tasikmalaya pada Senin (27/1/2020) lalu.

Sebuah rumah kosong di Jalan Laswi Kota Tasikmalaya, menjadi lokasi pertama reka ulang adegan pembunuhan. Kamis (12/3/2020).

Rekonstruksi Dilakukan Untuk Mencocokan Hasil Penyelidikan

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anomo Karibianto mengatakan, rekonstruksi digelar untuk mencocokan hasil penyelidikan dengan reka adegan sebenarnya pada saat kejadian.

Dijelaskan Anom, awal kejadian bermula saat korban usai pulang sekolah hendak menemui ayahnya di tempat kerjanya.

Korban mendatangi tempat kerja ayahnya dengan menggunakan kendaraan umum, hendak meminta uang kepada ayahnya untuk biaya study tour.

“Ketika tiba di tempat kerja ayahnya, korban Delia lalu meminta uang 400 ribu ruliaj untuk biaya studi tour ke Bandung yang digelar sekolahnya,” papar Anom.

Dari situ, pelaku diketahui memberikan uang sebesar Rp 300 ribu kepada korban. Uang pelaku sebesar Rp 200 ribu, sisanya yang Rp 100 ribu hasil pinjaman dari bosnya.

“Pelaku saat itu hanya memegang uang sebesar 200 ribu, uang yang 100 ribu lagi dipinjam pelaku dari bosnya. Jadi total yang diberikan pelaku kepada korban adalah sebesar 300 ribu rupiah,” terangnya.

Pelaku kemudian membawa korban ke sebuah rumah kosong yang jaraknya tidak jauh dari tempat kerja pelaku.

Di rumah kosong itu, pelaku dengan korban sempat terjadi cek cok lantaran korban merasa pemberian uang dari ayahnya kurang.

“Pelaku ini kesal karena anaknya terus merengek meminta uang. Pelaku lantas emosi sampai akhirnya mencekik korban hingga korban tewas di tempat,” kata Anom.

Pelaku sempat membiarkan mayat anaknya di sebuah ruangan kamar rumah kosong itu dan kembali untuk bekerja sekitar pukul 16.00 WIB Kamis (23/1/2020) sore.

Di hari yang sama, sekitar pukul 21.00 WIB pelaku kembali ke rumah kosong tersebut untuk menyembunyikan mayat anaknya di gorong-gorong sebuah sekolah.

Tempat Kejadian Dekat SMPN 6 Tasikmalaya

Gorong-gorong sekolah ini menjadi lokasi kedua tempat reka ulang adegan pembunuhan, yakni di SMPN 6 Tasikmalaya.

“Mayat korban lalu dibawa dari TKP oleh pelaku dengan menggunakan motor, korban yang sudah meninggal dibonceng pelaku sambil diikat,” ujar Anom.

Adapun tujuan pelaku menyembunyikan mayat anaknya di gorong-gorong sekolahnya adalah supaya kematian anaknya terlihat seperti akibat sebuah kecelakaan.

Sementara itu, sebelumnya, Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berhasil meringkus pelaku pembunuhan Delis Sulistina (13), siswi SMPN 6 Tasikmalaya.

Delis Sulistina ditemukan membusuk di dalam gorong-gorong depan SMPN 6 Tasikmalaya pada Senin (27/1/2020) lalu.

Pelaku Pembunuhan Ternyata Adalah Ayah Kandung Delis Sendiri.

Pembunuhan ini terjadi lantaran pelaku kesal dimintai uang oleh korban untuk biaya study tour sekolahnya.

Pelaku yang emosi lantas membunuh korban dengan cara mencekik lehernya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. (GaluhID/Dang)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Klub Trail di Tasikmalaya Adakan Latihan Bersama Adventure

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Klub trail di Tasikmalaya menyelenggarakan Latihan Bersama (Latber) adventure dalam rangka menghadapi gelaran adventure resmi Oktober 2020 mendatang.

Pungli di Jalan, 39 Preman di Tasikmalaya Dibekuk Polisi

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Sebanyak 39 orang preman di Tasikmalaya dibekuk polisi karena dianggap meresahkan warga. Para preman ini diduga kerap meminta...

Cucu di Tasikmalaya Cekik Nenek Kandungnya Hingga Meninggal

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Seorang cucu di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, tega mencekik mati nenek kandungnya sendiri pada 21 September 2019 lalu.

Temukan Kami

49,357FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.